KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati telah terjadi peningkatan fungsi intermediasi di sektor perbankan pada awal tahun 2022. Penyaluran kredit perbankan tumbuh sebesar 5,79% year on year (yoy) di Januari 2022.
Namun Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan, profil risiko pada Januari 2022 meningkat. Rasio non performing loan (NPL) gross menjadi sebesar 3,10%, naik dari 3% di Desember 2021. Tapi dibanding Januari 2021 yang sebesar 3,17%, NPL awal tahun ini sedikit lebih rendah. Namun pada rencana bisnis bank (RBB) 2022, rasio kredit macet diproyeksi sejumlah bankir bisa ditekan dari tahun lalu.
