Berita Bisnis

Batubara Naik, Ekspor SGER Kian Segar

Selasa, 03 Agustus 2021 | 06:10 WIB
Batubara Naik, Ekspor SGER Kian Segar

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sumber Global Energy Tbk terus memacu penjualan ekspor di sepanjang tahun ini dengan memanfaatkan momentum kenaikan harga batubara. Emiten dengan kode saham SGER di Bursa Efek ini menjalankan kegiatan usaha di bidang perdagangan batubara.

Sekretaris Perusahaan PT Sumber Global Energy Tbk, Michael Harold memaparkan, manajemen akan memanfaatkan momentum kenaikan harga batubara dengan meningkatkan volume penjualan ekspor. Tahun ini, harga batubara sudah melejit 79% menjadi US$ 144 per ton. "Salah satu strateginya adalah dengan mendirikan Commodity Trading Company di Singapura guna memperoleh lebih banyak kontrak dengan pelanggan di Asia," kata dia dalam paparan publik secara virtual, Senin (2/8). 
 
Michael mengatakan, di tengah kondisi harga batubara yang sedang bagus seperti saat ini, selain mencari kontrak baru dari luar negeri terutama di Asia, SGER pun membidik peluang kontrak dari dalam negeri.  Direktur Utama PT Sumber Global Energy Tbk, Welly Thomas memaparkan, volume ekspor tahun ini akan bertambah. Saat ini SGER telah mendapatkan kontrak dari pelanggan di Vietnam sebesar 2 juta ton. "Kami juga berencana membuka satu perusahaan trading di Korea untuk mengikuti tender di sana. Kami berharap di semester II 2021 pasar Korea sudah bisa masuk," ujar dia. 
 
SGER banyak menjual batubara ke beberapa negara yakni Vietnam, China, India, dan sebagian ke Bangladesh. Adapun alasan Sumber Global Energy lebih memacu penjualan ke luar negeri karena harga batubara di pasar lokal kurang menarik. "Batubara di pasar ekspor, menggunakan indeks, sehingga tidak ada kendala harga, dan sejak dulu kami memang sudah fokus menjual ke pasar luar negeri," ungkap Welly. 
 
Namun pandemi Covid-19 membuat manajemen Sumber Global Energy tidak bisa langsung bertandang ke Vietnam untuk mengikuti tender. Maka dari itu, SGER melalui mitra usaha di Vietnam, membuat konsorsium dengan beberapa perusahaan untuk mengikuti tender.
 
Hingga semester I 2021, realisasi kontrak batubara SGER mencapai 1,5 juta ton hingga 2 juta ton. Di tahun ini, SGER menargetkan penjualan hingga 3 juta ton batubara yang harapannya bisa mengerek pendapatan 2021 sekitar 10%-15%. Komposisi penjualannya masih 90% dari pasar ekspor dan 10% domestik. Untuk pasar lokal, Welly mengungkapkan, SGER tetap menjajaki beberapa independent power producer (IPP) untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan menjajaki beberapa smelter di Sulawesi.  
 
Direktur Keuangan PT Sumber Global Energy Tbk, Cendrasuri Ependy menambahkan, sampai semester I 2021, SGER sudah menyerap belanja modal 70% atau Rp 600 miliar. 


Baca juga