Bikin Harga Manis

Selasa, 16 Mei 2023 | 08:00 WIB
Bikin Harga Manis
[]
Reporter: Hendrika Yunapritta | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di sepanjang tol Trans Jawa, rest area Heritage Banjaratma km 260B menjadi salah satu tempat istirahat favorit pengendara plus lokasi foto-foto yang oke.

Tempat istirahat ini, seperti kita tahu, memanfaatkan pabrik gula, yang didirikan tahun 1908. Pada tahun 1997, pabrik gula yang berlokasi di tepi jalan tol Pemalang-Pejagan arah Jakarta ini, bangkrut.   

Banyak pabrik gula jaman penjajahan Belanda, seiring pemberlakukan tanam paksa. Tak heran, bahkan di satu kota, acapkali terdapat beberapa pabrik gula. 

Manisnya bisnis gula, bertahan sampai sekarang. Meski hampir semua pabrik peninggalan jaman Belanda sudah tutup, toh banyak pula pabrik gula yang baru berdiri. 

Tahun ini, produksi gula nasional diperkirakan bakal mencapai 2,6 juta ton, naik bila dibandingkan produksi tahun lalu, yang sebesar 2,4 juta ton. Ini adalah produksi gula konsumsi, yang total kebutuhannya dalam setahun, sebanyak 3,4 juta ton. Sisanya, harus diimpor. 

Kita juga perlu mengimpor gula industri, 3,6 juta ton setahun.

Kebutuhan gula di negara kita, relatif besar. Soalnya, masyarakat Indonesia suka yang manis-manis. 

Dalam catatan Center for Indonesia Strategic Development Initiative (CISDI) tahun lalu, konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan di Indonesia, naik 15 kali lipat dalam dua dekade terakhir.

Konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan ini, di Indonesia, sebanyak 20,23 liter setahun dan teh manis merupakan minuman yang paling banyak dibeli. Sebagai perbandingan, orang Thailand mengonsumsi minuman berpemanis dalam kemasan sebanyak 59,81 liter per tahun.

Nah, meski tahun ini pasokan gula dalam negeri meningkat signifikan, harga gula eceran malah naik. Di pasar ritel, harga gula premium Rp 14.900/kg, seperti dikutip dari Pusat Informasi Harga Pangan. 

Adapun harga gula industri sudah cenderung tinggi, beberapa bulan belakangan. Pasalnya, panenan dari eksportir utama gula seperti India, Thailand, China, dan Pakistan, turun. 

Karena biaya produksi, salah satunya harga pupuk non subsidi, naik, maka asosiasi petani meminta Pemerintah menghapus harga acuan pembelian gula di tingkat eceran yang tahun lalu dipatok Rp 12.500/kg. Mereka juga minta harga pokok pembelian tingkat produsen sebesar Rp 11.500/kg dinaikkan

Bagikan

Berita Terbaru

Sempat Mencapai Harga Pucuk, Saham ELSA Diprediksi Bisa Kembali Capai ATH
| Rabu, 18 Februari 2026 | 15:00 WIB

Sempat Mencapai Harga Pucuk, Saham ELSA Diprediksi Bisa Kembali Capai ATH

Saham PT Elnusa Tbk (ELSA) terus menanjak sejak awal tahun. Belum ada isu aksi korporasi yang beredar di kalangan pelaku pasar.

Perak Mengekor Kenaikan Harga Emas, Bisakah Jadi Alternatif Pilihan?
| Rabu, 18 Februari 2026 | 14:02 WIB

Perak Mengekor Kenaikan Harga Emas, Bisakah Jadi Alternatif Pilihan?

Perak dan emas punya klasifikasi aset yang berbeda. Perak pada umumnya lebih dianggap sebagai logam industri yang cenderung volatile.

Peta Pasar LNG Global Berubah, Indonesia Berpotensi Ketergantungan Impor Gas
| Rabu, 18 Februari 2026 | 10:30 WIB

Peta Pasar LNG Global Berubah, Indonesia Berpotensi Ketergantungan Impor Gas

Meski masih berstatus salah satu importir LNG terbesar jagat raya, China mulai bermanuver sebagai pedagang global.

Anggaran Kesehatan Nasional Naik, OMED Incar Laba Tahun 2026 Tumbuh Dua Digit
| Rabu, 18 Februari 2026 | 09:43 WIB

Anggaran Kesehatan Nasional Naik, OMED Incar Laba Tahun 2026 Tumbuh Dua Digit

Tahun ini PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) menargetkan pendapatan Rp 2,3 triliun pada 2026, tumbuh 10%-15% secara tahunan.

PGEO Siap Eksekusi Program MESOP dalam Tiga Tahap
| Rabu, 18 Februari 2026 | 09:35 WIB

PGEO Siap Eksekusi Program MESOP dalam Tiga Tahap

Periode pelaksanaan MESOP PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berlangsung selama 30 hari bursa, yaitu sejak 24 Februari 2026.​

Minta Restu Pemegang Saham, DSSA Akan Stock Split dengan Rasio 1:25
| Rabu, 18 Februari 2026 | 09:32 WIB

Minta Restu Pemegang Saham, DSSA Akan Stock Split dengan Rasio 1:25

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan melaksanakan stock split usai mendapatkan restu pemegang saham dalam RUPSLB pada 11 Maret 2026. 

Emiten Ritel Memburu Berkah Imlek dan Ramadan
| Rabu, 18 Februari 2026 | 09:25 WIB

Emiten Ritel Memburu Berkah Imlek dan Ramadan

Emiten ritel berpotensi meraup cuan dari momentum perayaan Tahun Baru Imlek dan bulan Ramadan tahun 2026.​

Saras Effect Memudar, Saham TRIN Anjlok ke Rp 1.025 Meski Proyeksi Laba Meroket
| Rabu, 18 Februari 2026 | 08:35 WIB

Saras Effect Memudar, Saham TRIN Anjlok ke Rp 1.025 Meski Proyeksi Laba Meroket

Manuver terbaru PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) mencakup rencana menggarap proyek pusat data (data center) dan gudang logistik.

Gesekan Kartu Kredit Perbankan Ditargetkan Tumbuh 7%–10% Tahun Ini
| Rabu, 18 Februari 2026 | 07:00 WIB

Gesekan Kartu Kredit Perbankan Ditargetkan Tumbuh 7%–10% Tahun Ini

​Transaksi kartu kredit tumbuh dua digit pada 2025 dengan kualitas kredit tetap terjaga. Tapi laju pertumbuhan diprediksi melambat tahun ini.

NPL Turun, Bank Tetap Antisipasi Potensi Risiko
| Rabu, 18 Februari 2026 | 06:45 WIB

NPL Turun, Bank Tetap Antisipasi Potensi Risiko

​Sejumlah bank jumbo kompak mengerek pencadangan sepanjang 2025, meski rasio kredit bermasalah (NPL) justru menurun.

INDEKS BERITA

Terpopuler