Bisnis Agen Bank Semakin Semarak

Senin, 07 April 2025 | 06:15 WIB
Bisnis Agen Bank Semakin Semarak
[ILUSTRASI. Agen program Laku Pandai Bank BNI atau Agen46 menggunakan mesin EDC untuk mengisi kartu uang elektronik TapCash.]
Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis keagenan di sejumlah bank kian merekah. Dengan jumlah agen yang semakin banyak, jumlah transaksi yang dibukukan juga kian semarak.

Ambil contoh PT Bank Negara Indonesia (BNI) yang hingga akhir Februari 2025 memiliki 217 ribu orang Agen46. Jumlah ini naik 13,95% secara tahunan. Di antara sebaran agen tersebut, sekitar 16.000 di antaranya beredar di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Bank Tabungan Negara Incar Akuisisi Kredit Demi Percepat Ekspansi
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:24 WIB

Bank Tabungan Negara Incar Akuisisi Kredit Demi Percepat Ekspansi

Menurut Dirur BTN, peluang realisasi akuisisi portofolio kredit berikutnya kemungkinan baru terjadi pada 2027.​

Daya Tawar Batubara Indonesia Masih Lemah
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:23 WIB

Daya Tawar Batubara Indonesia Masih Lemah

China dan India dinilai masih memegang kendali harga batubara ekspor Indonesia dengan menyeraap hampir setengah vollume ekspor

Fungsi Palugada Kopdes Merah Putih
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:19 WIB

Fungsi Palugada Kopdes Merah Putih

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan, Kopdes Merah Putih bukan sekadar supermarket.

Sudah Menyerap Seluruh Dana IPO, Kinerja Bukalapak (BUKA) Masih Loyo
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:15 WIB

Sudah Menyerap Seluruh Dana IPO, Kinerja Bukalapak (BUKA) Masih Loyo

Hingga 30 Juni 2026, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) telah menggunakan seluruh dana hasil IPO sebesar Rp 21,33 triliun. ​

Eskalasi Blokade AS-Iran Picu Lonjakan Harga Minyak
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:15 WIB

Eskalasi Blokade AS-Iran Picu Lonjakan Harga Minyak

Mengutip Bloomberg, Kamis (16/7), harga minyak mentah WTI berada di level US$ 79,6 per barel, menguat 0,26% secara harian

Beban Kopdes Merah Putih
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:10 WIB

Beban Kopdes Merah Putih

Ambisi membangun ekonomi desa patut diapresiasi. Namun, membebani satu lembaga dengan terlalu banyak misi sekaligus bukan tanpa risiko.

Emiten Batubara Ramai-Ramai Diversifikasi Bisnis ke Energi Baru dan Terbarukan
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:05 WIB

Emiten Batubara Ramai-Ramai Diversifikasi Bisnis ke Energi Baru dan Terbarukan

Emiten produsen batubara di Tanah Air gencar melakukan diversifikasi bisnis. Salah satunya ke bisnis energi baru dan terbarukan (EBT).

Ekspansi Ekosistem PIK 2 Jadi Amunisi PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:00 WIB

Ekspansi Ekosistem PIK 2 Jadi Amunisi PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)

Pengembangan kawasan terpadu PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) akan menjaga kinerja di tahun 2026

Emiten Konglomerasi Ketiban Berkah Proyek Sampah
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:45 WIB

Emiten Konglomerasi Ketiban Berkah Proyek Sampah

Beberapa emiten konglomerat tersebut tergabung dalam mitra konsorsium pemenang proyek lelang pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

Pengendali Baru PNGO Gelar Tender Wajib dengan Harga Rp 3.584 per Saham
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:35 WIB

Pengendali Baru PNGO Gelar Tender Wajib dengan Harga Rp 3.584 per Saham

AEP Nusantara Holdings Ltd menawarkan pembelian sebanyak-banyaknya 13,58 juta saham, setara 1,74% dari modal ditempatkan dan disetor penuh PNGO. 

INDEKS BERITA

Terpopuler