Bunga Kredit Belum Akan Segera Turun

Senin, 28 Oktober 2024 | 06:30 WIB
 Bunga Kredit Belum Akan Segera Turun
[ILUSTRASI. Penjualan mobil dengan fasilitas kredit kendaraan bermotor (KKB) saat BCA Expo 2024 di ICE BSD, Minggu (16/8/2024). Acara yang juga digelar secara online hingga 30 September 2024 ini menghadirkan banyak promo dengan bunga rendah seperti KPR dengan bunga mulai 1,45% fixed 1 tahun dan KKB 2,45% flat tenor 3 tahun. (KONTAN/Baihaki)]
Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mohon bersabar, bunga kredit tampaknya belum bisa segera turun. Pasalnya, penurunan suku bunga acauan yang dilakukan Bank Indonesia (BI) baru-baru ini belum berdampak signifikan pada penurunan biaya dana. 

Sejumlah bank melaporkan rasio biaya dana masih meningkat di kuartal III-2024. Di sisi lain, analisis uang beredar BI mencatat rata-rata tertimbang bunga kredit per September 2024 ada di level 9,24%, sedikit naik dari bulan sebelumnya di level 9,21%.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pertaruhan Konsistensi Kebijakan Fiskal Negara
| Selasa, 14 Juli 2026 | 07:08 WIB

Pertaruhan Konsistensi Kebijakan Fiskal Negara

S&P mempertahankan peringkat utang Indonesia di BBB dengan outlook tetap stabil                      

Problem Suplai Batubara PLN Belum Tuntas
| Selasa, 14 Juli 2026 | 07:07 WIB

Problem Suplai Batubara PLN Belum Tuntas

Pengusaha Batubara meminta target pasokan batubara ke PLN sejalan persetujuan RKAB dan kemampuan penambang

Likuiditas Bank Kecil Semakin Ketat
| Selasa, 14 Juli 2026 | 06:50 WIB

Likuiditas Bank Kecil Semakin Ketat

Gelombang tekanan likuiditas mulai menguji ketahanan bank-bank kecil. Ini terlihat dari DPK bank KBMI 1 yang mengalami penyusutan.

 Dividen Saham Masih Beri Imbal Hasil Lebih Unggul dari Deposito
| Selasa, 14 Juli 2026 | 06:30 WIB

Dividen Saham Masih Beri Imbal Hasil Lebih Unggul dari Deposito

Selisih imbal hasil makin lebar: deposito hanya memberi sekitar 3,6% bersih, sedangkan sejumlah saham menawarkan yield di atas 10%

Ekspansi Toko Jadi Amunisi PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
| Selasa, 14 Juli 2026 | 06:30 WIB

Ekspansi Toko Jadi Amunisi PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mengoptimalkan ruang ritel yang ada seiring penambahan gerai baru untuk menjaga pendapatan

Perbankan Menimbun Dana di Instrumen SRBI
| Selasa, 14 Juli 2026 | 06:30 WIB

Perbankan Menimbun Dana di Instrumen SRBI

SRBI kembali jadi incaran bank. Saat kredit swasta melambat, instrumen BI menawarkan tempat aman untuk mengoptimalkan likuiditas.

Rupiah Masih Akan Tertekan Eskalasi Perang pada Selasa (14/7)
| Selasa, 14 Juli 2026 | 06:15 WIB

Rupiah Masih Akan Tertekan Eskalasi Perang pada Selasa (14/7)

Rupiah melemah di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia. 

Rapor Reksadana Offshore Terangkat Saham Bertema AI
| Selasa, 14 Juli 2026 | 06:00 WIB

Rapor Reksadana Offshore Terangkat Saham Bertema AI

Return reksadana saham offshore berdenominasi dolar AS disokong pertumbuhan kinerja saham-saham teknologi global.

Pembenahan Tata Kelola Data Melalui RUU Satu Data
| Selasa, 14 Juli 2026 | 05:35 WIB

Pembenahan Tata Kelola Data Melalui RUU Satu Data

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia terus bergulir di Badan Legislasi (Baleg) DPR.

Puluhan Pulau Terancam Tenggelam
| Selasa, 14 Juli 2026 | 05:30 WIB

Puluhan Pulau Terancam Tenggelam

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyiapkan tiga langkah mitigasi penyelamatan pesisir.

INDEKS BERITA

Terpopuler