Cemaskan Permintaan Lesu, LGES Timbang Ulang Rencana Pembangunan Pabrik di Arizona

Rabu, 29 Juni 2022 | 10:34 WIB
Cemaskan Permintaan Lesu, LGES Timbang Ulang Rencana Pembangunan Pabrik di Arizona
[ILUSTRASI. Logo LG Energy Solution terlihat di layar ponsel. 4 Desember 2021. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - SEOUL,. LG Energy Solution Ltd (LGES) menimbang kembali rencana pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Arizona, Amerika Serikat (AS). Pemasok utama untuk Tesla Inc itu menyebut alasan mengkaji ulang rencana investasi senilai US$  $1,3 miliar adalah kondisi ekonomi yang "belum pernah terjadi sebelumnya".

Produsen baterai mobil listrik ternama asal Korea Selatan itu mengumumkan rencana investasi di Arizona tiga bulan lalu. Perubahan rencana cepat itu mengakibatkan saham LGES turun 4% pada Rabu. 

LGES memperpanjang daftar nama perusahaan yang meninjau rencana bisnisnya, karena mencemaskan permintaan konsumen akan turun sejalan dengan kencangnya laju inflasi di AS. 

Tesla mengurangi jumlah pekerjanya hingga 10% dari total, dan menghentikan perekrutan di seluruh dunia. Kepala Eksekutif Tesla Elon Musk pekan lalu memperkirakan kemungkinan resesi AS terjadi lebih besar daripada kemungkinan itu tidak terjadi.

Melalui pernyataan tertulis, LEGS mengatakan sedang meninjau berbagai opsi investasi karena "kondisi ekonomi dan keadaan investasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di AS." 

Dalam pernyataan itu, LGES tidak menyebut pabrik baterai di Arizona secara spesifik. Namun juru bicara LGES mengatakan perusahaan akan mengevaluasi kembali investasinya di pabrik mandiri.

Baca Juga: Negosiasi 16 Jam, Uni Eropa Sepakati Sepaket UU Baru untuk Cegah Perubahan Iklim

Di tiga negara bagian AS yang lain, yaitu Ohio Tennessee dan Michigan, LGES sedang membangun tiga pabrik bersama General Motors Co. LGES juga berencana memperluas pabriknya yang sudah berjalan di Michigan.

Analis mengaitkan tinjauan investasi dengan peningkatan inflasi AS, berjalan pada level tertinggi dalam lebih dari empat dekade, yang dapat menyebabkan kenaikan biaya bahan, konstruksi, serta tenaga kerja.

"Pada titik ini, LGES tidak mungkin menarik investasinya di Arizona, perusahaan perlu menilai kembali perkiraan profitabilitasnya di tengah kenaikan biaya akibat inflasi," kata Cho Hyun-ryul, analis di Samsung Securities.

LGES mengatakan pada bulan Maret pabrik Arizona akan menjadi pabrik AS pertama yang membuat sel silinder, jenis baterai yang telah digunakan di kendaraan Tesla dan Lucid. Konstruksi akan dimulai pada kuartal kedua 2022, katanya, dengan produksi massal akan dimulai pada 2024.

LGES juga memiliki fasilitas produksi di Korea Selatan, China, Polandia, Kanada, dan Indonesia.

Bagikan

Berita Terbaru

Outlook Negatif Membayangi Rupiah, Risiko Domestik tak Lagi bisa Diabaikan
| Selasa, 28 April 2026 | 10:05 WIB

Outlook Negatif Membayangi Rupiah, Risiko Domestik tak Lagi bisa Diabaikan

Dua jangkar penentu nasib rupiah: kepercayaan pasar terhadap kebijakan fiskal pemerintah dan kredibilitas otoritas moneter.

Harga Ayam Naik, Tapi Margin Pebisnis Unggas Tetap Tertekan
| Selasa, 28 April 2026 | 09:30 WIB

Harga Ayam Naik, Tapi Margin Pebisnis Unggas Tetap Tertekan

Analis menilai outlook sektor unggas masih positif, tetapi pertumbuhannya akan alami perlambatan dibandingkan tahun 2025.

Saham-Saham Bank di Luar KBMI IV Moncer, Simak Faktor Pendorongnya
| Selasa, 28 April 2026 | 09:28 WIB

Saham-Saham Bank di Luar KBMI IV Moncer, Simak Faktor Pendorongnya

Investor mesti tetap mewaspadai potensi membengkaknya pos cadangan kerugian pinjaman dan biaya dana.

Siapkan Insentif Industri Terdampak Harga Plastik
| Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Siapkan Insentif Industri Terdampak Harga Plastik

Pemerintah akan segera membahas rencana pemberian stimulus bagi industri yang terdampak kenaikan harga plastik

Terungkap, Investor Bisa Membeli Instrumen Emas Baru Ini Layaknya Saham
| Selasa, 28 April 2026 | 08:58 WIB

Terungkap, Investor Bisa Membeli Instrumen Emas Baru Ini Layaknya Saham

OJK ngebut siapkan ETF emas, tiga MI serius susun prospektus. Tren harga emas naik jadi pendorong. Cek keuntungannya.

Kepatuhan Formal Wajib Pajak Baru Mencapai 62%
| Selasa, 28 April 2026 | 08:56 WIB

Kepatuhan Formal Wajib Pajak Baru Mencapai 62%

Pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) hngga 26 April 2026 mencapai 11,95 juta.

Puncak Kinerja Sudah Terjadi di Kuartal I, Emiten Konsumer Bersiap Hadapi Perlambatan
| Selasa, 28 April 2026 | 08:42 WIB

Puncak Kinerja Sudah Terjadi di Kuartal I, Emiten Konsumer Bersiap Hadapi Perlambatan

Daya beli masyarakat terutama menengah ke bawah paling rawan tertekan efisiensi anggaran pemerintah.

Prospek Cerah Valuasi Murah, Saham TLKM Jadi Buruan Utama Institusi Asing BNY Mellon
| Selasa, 28 April 2026 | 08:14 WIB

Prospek Cerah Valuasi Murah, Saham TLKM Jadi Buruan Utama Institusi Asing BNY Mellon

The Bank of New York Mellon (BNY Mellon) rajin memborong saham TLKM saat harga sahamnya tengah terjerembap.

Arus Dana Asing Deras Keluar, Sebagian Kembali Masuk ke Dua Emiten Konsumer Ini
| Selasa, 28 April 2026 | 07:57 WIB

Arus Dana Asing Deras Keluar, Sebagian Kembali Masuk ke Dua Emiten Konsumer Ini

Investor asing masih memburu saham yang sensitif terhadap tren penurunan suku bunga dan kebal dari hantaman isu geopolitik secara langsung.​

Pergerakan IHSG Selasa (28/4) Berpeluang Sideways
| Selasa, 28 April 2026 | 07:43 WIB

Pergerakan IHSG Selasa (28/4) Berpeluang Sideways

IHSG Selasa (28/4) akan bergerak sideways dalam kisaran 7.000-7.250, cek rekomendasi saham sebelum investasi.

INDEKS BERITA

Terpopuler