Berita Perdagangan dan Jasa

Cerita Penjahit Cuan Tebal Melalui Batik Ramah Lingkungan

Minggu, 03 Desember 2023 | 08:05 WIB
Cerita Penjahit Cuan Tebal Melalui Batik Ramah Lingkungan

ILUSTRASI. Batik dengan penggunaan bahan ramah lingkungan produksi Batik Organik.

Reporter: Fransiska Firlana | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Batik adalah warisan budaya bangsa kita dan sudah diakui di panggung dunia. Kehadirannya telah memperkaya khasanah fesyen di Tanah Air. Corak atau motif yang kian berkembang dan tak lekang zaman membuat batik masih lestari hingga saat ini

Hanya saja, citra batik sedikit tercoreng oleh pelaku industri batik yang abai dengan lingkungan. Asal tahu saja, dalam proses pembuatan batik menggunakan unsur-unsur bahan kimia. Hal ini menyisakan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan. Khususnya pencemaran terhadap air sungai dan air tanah. Selain itu juga bisa memicu gangguan kesehatan seperti penyakit kulit.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru