Cerita Penjahit Cuan Tebal Melalui Batik Ramah Lingkungan
JAKARTA. Batik adalah warisan budaya bangsa kita dan sudah diakui di panggung dunia. Kehadirannya telah memperkaya khasanah fesyen di Tanah Air. Corak atau motif yang kian berkembang dan tak lekang zaman membuat batik masih lestari hingga saat ini
Hanya saja, citra batik sedikit tercoreng oleh pelaku industri batik yang abai dengan lingkungan. Asal tahu saja, dalam proses pembuatan batik menggunakan unsur-unsur bahan kimia. Hal ini menyisakan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan. Khususnya pencemaran terhadap air sungai dan air tanah. Selain itu juga bisa memicu gangguan kesehatan seperti penyakit kulit.
