Cuaca Dingin Dorong Gas Alam Melejit, Batubara Stagnan: Ada Apa?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Musim dingin di belahan bumi bagian utara mendorong lonjakan konsumsi energi untuk kebutuhan pemanas, seperti gas alam dan batubara. Namun, saat ini harga gas alam bergerak jauh lebih agresif dalam beberapa pekan terakhir. Sementara itu, harga batubara cenderung bergerak terbatas.
Melansir Bloomberg pada Jumat (23/1), harga gas alam di level US$ 5,27 per mmbtu naik 70% secara mingguan. Ini menjadi harga tertinggi sejak Maret 2025. Ada pun harga batubara di level US$ 111,5 per ton pada Jumat (23/1), turun tipis 0,04% dalam sepekan.
