Dana 1MDB yang Dikembalikan AS Bertambah Rp 6,5 Triliun

Jumat, 06 Agustus 2021 | 14:34 WIB
Dana 1MDB yang Dikembalikan AS Bertambah Rp 6,5 Triliun
[ILUSTRASI. Pekerja di depan billboard 1Malaysia Development Berhad (1MDB) di kawasan Tun Razak Exchange, di Kuala Lumpur, Malaysia. REUTERS/Olivia Harris/Files]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) memulangkan dana 1Malaysia Development Bhd (1MDB), yang disalahgunakan, senilai US$ 452 juta (setara Rp 6,49 triliun) hari Kamis. Dengan tambahan sebesar itu, Kementerian Kehakiman AS (DOJ) menyatakan total dana 1MDB yang telah direpatriasi menjadi US$ 1,2 miliar, atau setara Rp 16 triliun.

Dana yang dipulangkan ke Malaysia itu merupakan hasil korupsi yang dicuci melalui lembaga keuangan besar di berbagai negara, termasuk AS, Swiss, Singapura, dan Luksemburg, kata pernyataan itu.

"Dana tersebut termasuk dana yang akhirnya hangus dan dana yang dibantu DOJ dalam pemulihan dan pengembalian. DOJ terus mengajukan tuntutan terhadap aset tambahan yang diduga terkait dengan skema ini," demikan kutipan dari pernyataan DOJ.

Baca Juga: Tuntut Ganti Rugi atas Dana yang Hilang, Malaysia dan 1MDB Gugat Akuntan

Pengelola dana milik pemerintah Malaysia, 1MDB, mengumpulkan dana miliaran dolar dari hasil penjualan obligasi. Dana tersebut lantas disalahgunakan, seolah-olah untuk proyek investasi dan usaha patungan, selama periode 2009 hingga 2013.

Dana milik 1MDB bernilai lebih dari US$ 4,5 miliar (Rp 64,6 triliun) diduga disalahgunakan oleh pejabat tinggi di perusahaan tersebut dan rekanan mereka melalui skema kriminal yang melibatkan pencucian uang internasional dan penggelapan.

Skandal itu melibatkan pejabat tinggi, bank, dan lembaga keuangan di seluruh dunia.

Selain untuk membeli aset mewah, termasuk real estate dan superyacht, uang yang digelapkan juga untuk membayar suap, demikian pernyataan DOJ.

Selanjutnya: Ingin Kendalikan Harga, China Akan Melepas Cadangan Komoditas Pokok

 

Bagikan

Berita Terbaru

Antisipasi Risiko Volatil di Kuartal II 2026, Tambah Portofolio Aset Defensif
| Selasa, 31 Maret 2026 | 13:49 WIB

Antisipasi Risiko Volatil di Kuartal II 2026, Tambah Portofolio Aset Defensif

Sentimen global dan domestik bikin kinerja pasar modal melempem pada kuartal pertama. Simak saran portofolio menghadapi kuartal II 2026!

Restrukturisasi Utang saat Sulit Membayar Cicilan
| Selasa, 31 Maret 2026 | 13:11 WIB

Restrukturisasi Utang saat Sulit Membayar Cicilan

Terkadang, terdapat kondisi seseorang kesulitan membayar utang. Dibanding gagal bayar, ada opsi restrukturisasi.

Kinerja Paling Buruk di ASEAN, IHSG Kehilangan Daya Tarik di Tengah Gejolak Global
| Selasa, 31 Maret 2026 | 08:25 WIB

Kinerja Paling Buruk di ASEAN, IHSG Kehilangan Daya Tarik di Tengah Gejolak Global

Kondisi domestik dan respons kebijakan pemerintah RI menjadi alasan bagi investor asing untuk keluar dari pasar saham.

Produksi Batubara Turun, BUMA Internasional Grup (DOID) Cetak Rugi US$ 128 Juta
| Selasa, 31 Maret 2026 | 08:20 WIB

Produksi Batubara Turun, BUMA Internasional Grup (DOID) Cetak Rugi US$ 128 Juta

Kerugian PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) dipicu penurunan EBITDA, penyisihan piutang usaha dari kontrak di Australia yang telah berakhir.

Penjualan Melejit Dua Digit, Laba  Archi Indonesia (ARCI) Melesat 873% Pada 2025
| Selasa, 31 Maret 2026 | 08:15 WIB

Penjualan Melejit Dua Digit, Laba Archi Indonesia (ARCI) Melesat 873% Pada 2025

Mayoritas pendapatan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) pada 2025 berasal dari pelanggan domestik sebesar US$ 399,86 juta. 

Layanan Berbasis AI Meningkat, ­DCII Siap Memperbesar Kapasitas Pusat Data
| Selasa, 31 Maret 2026 | 08:09 WIB

Layanan Berbasis AI Meningkat, ­DCII Siap Memperbesar Kapasitas Pusat Data

PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menyiapkan strategi untuk memenuhi tingginya permintaan data center. Salah satunya, membangun kapasitas baru.

Penjualan Rokok Elektrik IQOS Terbang, bisa Jadi Game Changer untuk Saham HMSP?
| Selasa, 31 Maret 2026 | 08:05 WIB

Penjualan Rokok Elektrik IQOS Terbang, bisa Jadi Game Changer untuk Saham HMSP?

Sepanjang tahun lalu HMSP mencatatkan penjualan IQOS melesat 43,8% hingga menyentuh Rp 2,44 triliun.

Harga Batubara Naik, Kinerja Emiten bisa Membaik
| Selasa, 31 Maret 2026 | 08:02 WIB

Harga Batubara Naik, Kinerja Emiten bisa Membaik

Tren lonjakan harga batubara di pasar global bisa jadi katalis kinerja emiten batubara pada tahun 2026.

Poultry Bersinar di Awal Tahun, Akankah Bertahan Hingga Akhir 2026?
| Selasa, 31 Maret 2026 | 07:06 WIB

Poultry Bersinar di Awal Tahun, Akankah Bertahan Hingga Akhir 2026?

Laba dua emiten besar sektor ini, yakni CPIN dan JPFA, berpotensi melampaui ekspektasi pasar pada awal tahun.

Kinerja BLOG Ditopang Bisnis Logistik Cold Chain
| Selasa, 31 Maret 2026 | 06:49 WIB

Kinerja BLOG Ditopang Bisnis Logistik Cold Chain

Mengutip laporan keuangan perusahaan, BLOG mencatat pendapatan sebesar Rp 1,33 triliun, meningkat 23% dibandingkan tahun sebelumnya.

INDEKS BERITA

Terpopuler