Danai Pembangunan Smelter, Freeport Indonesia Terbitkan Surat Utang US$ 3 Miliar

Minggu, 10 April 2022 | 11:28 WIB
Danai Pembangunan Smelter, Freeport Indonesia Terbitkan Surat Utang US$ 3 Miliar
[ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo saat meresmikan groundbreaking pabrik smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik, Selasa (12/10). DOK/PTFI]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Freeport Indonesia tengah menawarkan tiga senior notes senilai total US$ 3 miliar. Senior notes pertama senilai US$ 750 juta akan jatuh tempo 14 April 2027 dan bunga 4,763%.

Kedua, senior notes senilai US$ 1,5 miliar dengan bunga 5,315% dan jatuh tempo 14 April 2032. Ketiga, senior notes senilai US$ 750 juta dengan bunga 6,2%. Jatuh temponya pada 14 April 2052, atau bertenor 30 tahun.

Merujuk keterangan resmi yang dirilis Freeport-McMoRan Inc, dana yang diperoleh dari hasil penerbitan surat utang itu akan digunakan untuk pembangunan smelter, refinancing dan tujuan umum perusahaan.

Penjualan notes diharapkan selesai pada 14 April 2022. Sementara rating surat utang itu diestimasi mendapat peringkat "Baa3" oleh Moody's dan "BBB-" oleh Fitch.

Baca Juga: Jadi Juragan Camilan Khas Lombok berkat Resep Warisan

Sebagaimana diketahui, Freeport Indonesia saat ini tengah membangun smelter di Manyar, Gresik. Lokasinya berada di Kawasan Java Integrated Industrial Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur seluas total sekitar 100 hektare. 

Smelter Manyar memiliki kapasitas pengolahan konsentrat tembaga sebesar 2 juta ton per tahun.

Jika ditambah dengan kapasitas smelter PT Smelting sebesar 1 juta ton konsentrat tembaga per tahun, total PTFI akan mampu mengolah 3 juta ton konsentrat tembaga per tahun. Freeport Indonesia merupakan pemilik 39,5 persen saham PT Smelting

Tahun ini progres pengerjaan Smelter Manyar bisa mencapai 50 persen dan ditargetkan bisa beroperasi penuh pada 2024.

Freeport telah menunjuk Citigroup Global Markets Inc. dan J.P. Morgan Securities plc sebagai koordinator global bersama untuk penawaran senior notes

Sementara HSBC, Mandiri Sekuritas Pte. Ltd., Mizuho Securities Asia Limited dan SMBC Nikko Securities (Hong Kong) Limited berperan sebagai bookrunners

CIMB Bank Berhad, Cabang Labuan Offshore, IMI - Intesa Sanpaolo, Malayan Banking Berhad, Standard Chartered Bank dan United Overseas Bank Limited adalah co-manager untuk Penawaran Notes (secara bersama-sama disebut sebagai Pembeli Awal).

Baca Juga: Kepala BKF Kemenkeu, Febrio Kacaribu: Kenaikan Tarif PPN Tak Terlalu Membebani

Senior notes Freeport Indonesia ditawarkan di Amerika Serikat kepada investor institusi yang memenuhi syarat sesuai dengan Aturan 144A berdasarkan Securities Act of 1933, sebagaimana telah diubah dan di luar Amerika Serikat sesuai dengan Peraturan S di bawah Securities Act.

Namun senior notes ini tidak boleh ditawarkan kepada warga negara Indonesia, baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri.

Saat ini Indonesia memiliki 51,24 persen saham PT Freeport Indonesia, yang merupakan gabungan kepemilikan MIND ID dan BUMD Papua; PT Indonesia Papua Metal Dan Mineral. Sementara 48,76% masih dikuasai Freeport-McMoRan Inc.

 

 

Bagikan

Berita Terbaru

DSSA dan BREN Masuk Daftar HSC, Seberapa Besar Potensi Didepak dari Indeks MSCI?
| Jumat, 03 April 2026 | 16:07 WIB

DSSA dan BREN Masuk Daftar HSC, Seberapa Besar Potensi Didepak dari Indeks MSCI?

MSCI diharapkan juga akan membuka sesi konsultasi setelah BEI mengungkapkan daftar High Shareholding Concentration (HSC) kepada publik.

Pekan Depan 4 Emiten Masuk Masa Cum Dividen, Yield Emiten Haji Isam di Atas 10 Persen
| Jumat, 03 April 2026 | 10:00 WIB

Pekan Depan 4 Emiten Masuk Masa Cum Dividen, Yield Emiten Haji Isam di Atas 10 Persen

Dari empat emiten yang masuk masa cum dividen, satu di antaranya emiten batubara milik Haji Isam dan tiga lagi emiten di sektor keuangan.

Tentakel Sinarmas Terbitkan Sukuk Rp 3 Triliun, Indikasi Bagi Hasil 8,75% per Tahun
| Jumat, 03 April 2026 | 09:00 WIB

Tentakel Sinarmas Terbitkan Sukuk Rp 3 Triliun, Indikasi Bagi Hasil 8,75% per Tahun

Bagi investor yang berminat, pemesanan pembelian sukuk dipatok di angka Rp 5 juta dan/atau kelipatannya.

Laba BBYB Meroket Tajam, tapi Risiko Kredit Mengintai! Cek Target Harga Sahamnya
| Jumat, 03 April 2026 | 08:00 WIB

Laba BBYB Meroket Tajam, tapi Risiko Kredit Mengintai! Cek Target Harga Sahamnya

Laba bersih PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) pada kuartal IV-2025 hanya Rp 102 miliar, tergelincir -46% secara kuartalan.

Melihat Ancaman Ekonomi di Balik Angka Inflasi yang Terkendali
| Jumat, 03 April 2026 | 07:00 WIB

Melihat Ancaman Ekonomi di Balik Angka Inflasi yang Terkendali

Josua pardede melihat bahwa ke depannya, risiko inflasi dinilai masih cenderung meningkat terutama dari sektor pangan dan energi.

Kebijakan WFH bagi ASN, Belum Menjadi Game Changer Bagi Emiten Telko dan GOTO
| Jumat, 03 April 2026 | 06:16 WIB

Kebijakan WFH bagi ASN, Belum Menjadi Game Changer Bagi Emiten Telko dan GOTO

WFH secara alami akan menekan mobilitas masyarakat sehingga akan membuat mobilitas tertekan dan melambatkan segmen ride-hailing.

Saham Perkapalan Kompak Terkoreksi Usai Naik Signifikan, Cek Analisis Teknikalnya
| Jumat, 03 April 2026 | 06:00 WIB

Saham Perkapalan Kompak Terkoreksi Usai Naik Signifikan, Cek Analisis Teknikalnya

Dari segi kinerja keuangan, emiten yang mempunyai pendapatan dan laba bersih cukup besar ialah BULL dan SOCI.

Harga Minyak Dunia Melonjak 60%, Ancaman Resesi Global Mengintai
| Jumat, 03 April 2026 | 01:30 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak 60%, Ancaman Resesi Global Mengintai

PM Singapura Lawrence Wong peringatkan dunia hadapi krisis energi dan risiko stagflasi. Dampak konflik Timur Tengah bisa berlangsung lama.

Harga Penawaran IPO WBSA Rp 168 Per Saham, Duitnya Buat Akuisisi Perusahaan Afiliasi
| Kamis, 02 April 2026 | 13:33 WIB

Harga Penawaran IPO WBSA Rp 168 Per Saham, Duitnya Buat Akuisisi Perusahaan Afiliasi

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) merupakan perusahaan logistik terintegrasi yang baru didirikan pada 2021.

Konflik Timur Tengah bisa Menahan Penerbitan Obligasi Baru, Begini Kata TBIG dan ENRG
| Kamis, 02 April 2026 | 09:30 WIB

Konflik Timur Tengah bisa Menahan Penerbitan Obligasi Baru, Begini Kata TBIG dan ENRG

Di tengah himpitan pasar surat utang, opsi pendanaan dari kredit perbankan menjadi sekoci penyelamat.

INDEKS BERITA

Terpopuler