Divestasi Saham Lewat IPO, Saham SMMA di Asuransi Jiwa Sinarmas (LIFE) Tersisa 12,5%

Rabu, 10 Juli 2019 | 07:22 WIB
Divestasi Saham Lewat IPO, Saham SMMA di Asuransi Jiwa Sinarmas (LIFE) Tersisa 12,5%
[]
Reporter: Benedicta Prima | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) resmi mencatatkan saham perdana (listing) sebanyak 393,75 juta. Jumlah tersebut setara dengan 37,5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga IPO sebesar Rp 12.100. LIFE meraup Rp 4,76 triliun dari IPO.

Pencatatan saham ini tidak membuahkan dana segar untuk LIFE. Pasalnya, saham yang dilepas bukan saham baru, melainkan divestasi saham pemilik lama PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA).

"Sinar Mas Multiartha selaku pemegang saham melepas saham kepada publik melalui penawaran umum perdana," ujar Direktur Utama LIFE Hamid Hamzah. Dengan demikian, porsi permodalan di LIFE menjadi bergeser.

Sebelum penawaran, SMMA menguasai 50% saham LIFE, sedangkan sisanya dimiliki oleh Mitsui Sumitomo Insurance. Dengan aksi divestasi, kepemilikan Sinar Mas Multiartha atas saham LIFE tinggal sebesar 12,5%.

Saat ini, struktur modal terbesar LIFE dimiliki oleh Mitsui Sumitomo Insurance, perusahaan asuransi berasal dari Jepang.

Pada tahun ini, LIFE menargetkan bisa meraih pendapatan premi termasuk kontribusi syariah sebesar Rp 6,28 triliun. Angka tersebut naik 19,4% dari realisasi tahun lalu yang sebesar Rp 5,26 triliun.

Pada tahun 2018, LIFE membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 342,5 miliar. Laba tersebut turun 24,8% dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 455,64 miliar.

Ini sejalan dengan pendapatan yang turun 2,67% dari Rp 5,2 triliun menjadi Rp 5,09 triliun. Meski begitu, beban mengalami penurunan 0,21% menjadi Rp 4,69 triliun.

Penurunan pendapatan terjadi karena adanya penurunan hasil investasi bersih yang mencapai 51,8% dari Rp 1,34 triliun menjadi Rp 644,5 miliar. Sementara itu, beban turun karena penurunan beban klaim dan manfaat sebesar 24,5% menjadi Rp 3,75 triliun dari Rp 4,97 triliun.

Lebih lanjut, tahun lalu LIFE memiliki total aset sebesar Rp 15,55 triliun. Terdiri dari liabilitas Rp 7,79 triliun, dana peserta Rp 554 miliar dan ekuitas Rp 7,21 triliun.

Di hari pencatatan perdana, harga LIFE sempat naik 2,89% ke Rp 12.450. Tapi pada saat penutupan harga LIFE stagnan di harga IPO Rp 12.100.

Bagikan

Berita Terbaru

Saham INCO Sudah Melampaui Target Konsensus, Masih Ada Ruang Naik atau Siap Koreksi?
| Rabu, 14 Januari 2026 | 10:06 WIB

Saham INCO Sudah Melampaui Target Konsensus, Masih Ada Ruang Naik atau Siap Koreksi?

Target harga rata-rata konsensus analis untuk saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 12 bulan ke depan ada di Rp 5.597.

Meneropong Prospek Saham PWON Lebih Jernih, Tak Cuma dari Pom-Pom Anak Purbaya
| Rabu, 14 Januari 2026 | 09:43 WIB

Meneropong Prospek Saham PWON Lebih Jernih, Tak Cuma dari Pom-Pom Anak Purbaya

Sekitar 78%–79% pendapatan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) berasal dari recurring income yang membuat emiten ini lebih tangguh.

Menakar Durabilitas Saham RMKO & RMKE di Tengah Target Ambisius Logistik Batubara
| Rabu, 14 Januari 2026 | 08:50 WIB

Menakar Durabilitas Saham RMKO & RMKE di Tengah Target Ambisius Logistik Batubara

Laju saham RMKO dan RMKE mesti ditopang katalis lanjutan, seperti ekspektasi pembagian dividen yang lebih besar serta potensi penambahan klien.

IHSG Tembus Rekor Psikologis 9.000, Antara January Effect & Ancaman Defisit Fiskal
| Rabu, 14 Januari 2026 | 08:36 WIB

IHSG Tembus Rekor Psikologis 9.000, Antara January Effect & Ancaman Defisit Fiskal

Kinerja tahunan IHSG tetap akan sangat ditentukan oleh rotasi sektor serta faktor spesifik dari masing-masing emiten.​

Outlook Pasar Saham Sepanjang Tahun 2026, di Antara Tiga Isu Utama
| Rabu, 14 Januari 2026 | 08:29 WIB

Outlook Pasar Saham Sepanjang Tahun 2026, di Antara Tiga Isu Utama

Sebenarnya motif penguasaan sumber daya menjadi alasan AS menguasai Venezuela dan beberapa wilayah lain termasuk Greenland Denmark.

Aksi Borong Invesco, Vanguard, dan Manulife Belum Mampu Mendongkrak Harga Saham BBRI
| Rabu, 14 Januari 2026 | 08:14 WIB

Aksi Borong Invesco, Vanguard, dan Manulife Belum Mampu Mendongkrak Harga Saham BBRI

Performa bisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) diakui stabil dan solid serta punya potensi dividen yang tinggi. 

Dana IPO Yupi Indo Jelly (YUPI) Rp 596 Miliar Masih Mengendap di Bank
| Rabu, 14 Januari 2026 | 08:08 WIB

Dana IPO Yupi Indo Jelly (YUPI) Rp 596 Miliar Masih Mengendap di Bank

Dari hasil IPO pada 25 Maret 2025, YUPI berhasil mengantongi dana segar Rp 612,63 miliar. Tapi, YUPI belum menggunakan dana hasil IPO tersebut.

Mengukur Kualitas Rally Saham APLN di Tengah Strategi Penyehatan Neraca
| Rabu, 14 Januari 2026 | 08:04 WIB

Mengukur Kualitas Rally Saham APLN di Tengah Strategi Penyehatan Neraca

Lonjakan harga saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) ikut dibumbui spekulasi pemulihan sektor properti.

Rajin Divestasi Saham BUMI, Chengdong Raup Rp 1,71 Triliun
| Rabu, 14 Januari 2026 | 08:03 WIB

Rajin Divestasi Saham BUMI, Chengdong Raup Rp 1,71 Triliun

Dari divestasi saham BUMI pada 23 Desember 2025 sampai 8 Januari 2026, Chengdong meraup keuntungan sekitar Rp 1,35 triliun-Rp 1,71 triliun. ​

Harga Minyak Mentah Merosot, Prospek Kinerja Medco Energi (MEDC) Tetap Berotot
| Rabu, 14 Januari 2026 | 07:58 WIB

Harga Minyak Mentah Merosot, Prospek Kinerja Medco Energi (MEDC) Tetap Berotot

Di tengah risiko volatilitas harga minyak mentah dan gas alam dunia, kinerja PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) diperkirakan tetap solid.

INDEKS BERITA

Terpopuler