KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani menurunkan tarif bea keluar untuk produk cangkang kernel sawit dalam bentuk serpih dan bubuk dengan ukuran partikel di atas 50 mesh. Hal ini dilakukan pemerintah untuk mendorong ekspor produk berbasis kelapa sawit.
Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 1/PMK.010/2022 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar. Beleid yang berlaku tujuh hari setelah diundangkan pada 5 Januari 2022 lalu tersebut, merevisi aturan sebelumnya, yaitu PMK Nomor 13/PMK.010/2017
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.