DRMA Memacu Pertumbuhan Pendapatan dan Laba 10%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) membidik pertumbuhan kinerja pada tahun 2024. Salah satu emiten komponen otomotif ini menyiapkan strategi, mengantisipasi dampak berbagai sentimen yang bisa memengaruhi industri otomotif. Seperti efek kenaikan bunga acuan Bank Indonesia (BI).
Presiden Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso menyebutkan, penjualan otomotif nasional terutama mobil sudah lebih dulu merosot sebelum BI mengerek suku bunga acuan. Dia mengungkapkan, rata-rata penjualan mobil menyentuh 70.000 unit per bulan di kuartal I-2024. Sementara pada periode sama tahun 2023 bisa 90.000 unit per bulan.
