Efek Mini, Anggaran MBG Juga Perlu Efisiensi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menempuh langkah efisiensi anggaran kementerian dan lembaga (K/L) demi menjaga defisit anggaran tetap di bawah batas aman, di tengah eskalasi konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pemerintah masih menyisir anggaran K/L yang dimaksud, termasuk besarannya.
Ironisnya, Presiden memastikan anggaran program prioritas berupa makan bergizi gratis (MBG) tak dipangkas. Padahal MBG menjadi salah satu program yang memakan anggaran terbesar pada tahun ini, mencapai Rp 355 triliun, yang berasal dari anggaran pendidikan Rp 223 triliun, kesehatan Rp 24,7 triliun, dan anggaran ekonomi Rp 19,7 triliun.
