Berita Pertambangan

Efek Perang Rusia-Ukraina, Kapuas Prima Coal (ZINC) Menjajaki Peluang Pasar Eropa

Rabu, 24 Agustus 2022 | 05:45 WIB
Efek Perang Rusia-Ukraina, Kapuas Prima Coal (ZINC) Menjajaki Peluang Pasar Eropa

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kapuas Prima Coal Tbk bakal memacu produksi di paruh kedua tahun ini. Emiten timbal dan seng berkode saham ZINC di Bursa Efek Indonesia itu mengejar produksi galena sebanyak 360.000-400.000 ton dengan target konsentrat timbal (Pb) 10.500 metrik ton (MT) dan konsentrat Zinc (Zn) sebesar 23.200 MT.

Direktur PT Kapuas Prima Coal Tbk, Evelyne Kioe mengatakan, ZINC berniat memanfaatkan beberapa peluang yang muncul dari banyaknya smelter di Eropa yang tutup gara-gara krisis energi akibat perang Rusia-Ukraina. "Kami harus siap dengan kemungkinan limpahan permintaan dari pelanggan smelter-smelter di Eropa yang terpaksa tutup tersebut. Dengan tutupnya sejumlah smelter di Eropa, ada peluang harga juga akan meningkat," tutur dia kepada KONTAN, Senin (22/8).

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru