Ekonomi Tak Pasti, Bisa Pilih Investasi di Luar Negeri

Minggu, 04 Mei 2025 | 09:00 WIB
Ekonomi Tak Pasti, Bisa Pilih Investasi di Luar Negeri
[ILUSTRASI. This illustration picture taken in Paris shows 100 US Dollar and euro banknotes on December 16, 2025. Photo by Farzaneh Khademian/ABACAPRESS.COM]
Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - Dinamika ekonomi tahun 2025 di Indonesia memunculkan teka-teki menarik bagi para pelaku pasar modal dan investor. Di satu sisi, potensi pertumbuhan domestik masih terbuka. Namun di sisi lain, ketidakpastian global dan tantangan internal memunculkan berbagai pertanyaan.

Salah satunya adalah, seberapa besar risiko berinvestasi di dalam negeri dibandingkan dengan melirik peluang di kancah internasional? Lebih jauh lagi, urgensi melakukan diversifikasi portofolio hingga ke mancanegara kian mengemuka.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Manufaktur Keluar dari Zona Kontraksi, Tapi Ancaman Margin Belum Reda
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:27 WIB

Manufaktur Keluar dari Zona Kontraksi, Tapi Ancaman Margin Belum Reda

PMI manufaktur Indonesia kembali ekspansi, sinyal positif bagi sektor riil. Cek daftar emiten yang berpotensi diuntungkan jika tren ini berlanjut.

Fokus Bisnis Inti, Telkom Indonesia (TLKM) Lepas AdMedika
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:24 WIB

Fokus Bisnis Inti, Telkom Indonesia (TLKM) Lepas AdMedika

Telkom resmi lepas AdMedika ke Fullerton Health. Analis sebut strategi ini bagian penataan portofolio. Cari tahu dampak divestasi pada saham TLKM.

Saham AKRA Tertekan Lagi Usai Relief Rally, Fundamental yang Solid Masih Jadi Kunci
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:22 WIB

Saham AKRA Tertekan Lagi Usai Relief Rally, Fundamental yang Solid Masih Jadi Kunci

Laju produksi batubara domestik yang tersendat dapat menekan permintaan solar industri yang selama ini menjadi lumbung pasar utama AKRA.

Perkuat Bisnis Nikel, HRUM Siapkan Capex US$310 Juta
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:22 WIB

Perkuat Bisnis Nikel, HRUM Siapkan Capex US$310 Juta

Harum Energy alokasikan US$310 juta untuk capex 2026, mayoritas ke nikel. Cari tahu rencana bisnis dan rekomendasi saham HRUM

Defisit Transaksi Berjalan Berisiko Makin Menganga
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:19 WIB

Defisit Transaksi Berjalan Berisiko Makin Menganga

Dalam skenario berat, CAD berpotensi mendekati 2% jika harga minyak dan impor melonjak              

Rupiah Loyo, Trade Finance Tetap Melaju
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:10 WIB

Rupiah Loyo, Trade Finance Tetap Melaju

​Rupiah melemah ke level terendah, tapi bisnis trade finance perbankan justru tetap tumbuh dan jadi peluang baru di tengah tekanan impor

Kualitas Aset Membaik, Pembentukan Pencadangan Bank Susut
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:00 WIB

Kualitas Aset Membaik, Pembentukan Pencadangan Bank Susut

Beban pemulihan kerugian penurunan nilai aset keuangan atau impairment sejumlah bank beraset besar tercatat menyusut hingga April 2026. ​

Krisis Kepercayaan Serius Terhadap Pasar Indonesia, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 04 Juni 2026 | 06:57 WIB

Krisis Kepercayaan Serius Terhadap Pasar Indonesia, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Di tengah bursa Asia yang mayoritas menguat, membuktikan tekanan terhadap IHSG lebih banyak berasal dari faktor internal.  

Simpanan Rupiah Susut, Dollar Semakin Diminati
| Kamis, 04 Juni 2026 | 06:50 WIB

Simpanan Rupiah Susut, Dollar Semakin Diminati

​Simpanan rupiah di bank mengalami penurunan, sementara dollar makin diminati di tengah pelemahan kurs dan ketidakpastian pasar.

Rupiah Anjlok ke 17.967 per Dolar AS, Apa Pemicu Pelemahan Terburuk Ini?
| Kamis, 04 Juni 2026 | 06:30 WIB

Rupiah Anjlok ke 17.967 per Dolar AS, Apa Pemicu Pelemahan Terburuk Ini?

Rupiah mencetak rekor terburuk sepanjang sejarah di Rp 17.967 per dolar AS. Pahami penyebab dan antisipasi dampaknya sekarang.

INDEKS BERITA

Terpopuler