Ekonomi Tumbuh, Reksadana Berbasis Saham Asia Bakal Menarik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar saham global diprediksi bergerak positif tahun ini, seiring pemulihan ekonomi global. Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi global di tahun inidari 2,9% jadi 3,1%. Ini membuka peluang cuan bagi investor reksadana saham syariah offshore.
Dimas Ardhinugraha, Investment Specialist Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menyebut, pasar saham kawasan Asia Pasifik menarik dilirik lantaran potensi pertumbuhan ekonomi lebih terjaga. "India, China, dan negara-negara ASEAN memiliki potensi pertumbuhan ekonomi tinggi di tahun ini, masing-masing sebesar 6,1%, 5,2%, dan 4,5%," kata dia.
