Ekosistem

Kamis, 09 April 2026 | 06:11 WIB
Ekosistem
[ILUSTRASI. TAJUK - Hendrika Yunapritta (KONTAN/Indra Surya)]
Hendrika Yunapritta | Managing Editor

KONTAN.CO.ID - KONTAN. Satu hal yang menarik dari pemilihan motor listrik untuk operasional untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN), adalah karena nantinya jenis motor tersebut, bakal banyak dipakai di daerah rural. Kawasan yang selama ini seperti dihindari para pemain motor listrik, karena dianggap tidak ekonomis.

Secara faktual, pasar motor listrik kita berada di perimeter kota besar. Jumlahnya juga masih mungil. Tengok saja, populasi motor bensin di Indonesia, menurut Data Korlantas Polri tahun 2025, berkisar 140,9 juta unit motor. Sedangkan, populasi motor listrik sampai pertengahan 2025, menurut catatan asosiasi, cuma berkisar 200 ribu unit.

Motor konvensional sangat meraja, karena infrastruktur bensin sudah mengakar hingga ke warung kelontong di pelosok. Maka, jika ingin motor listrik untuk operasional itu panjang umur, sebaiknya lembaga terkait juga berinvestasi untuk penyediaan energi di pelosok. Data spesifikasi menunjukkan motor Emmo yang dipakai ini menggunakan sistem removable battery (baterai lepas pasang). Ini bisa jadi peluang, dan mesin penggerak investasi Battery Swapping Station (BSS) yang masif. Pemerintah dan sektor swasta tidak perlu lagi menunggu permintaan pasar yang lesu pasca-pencabutan insentif 2026. Tentu, pada praktiknya tidak akan mudah, karena motor operasional itu bakal tersebar, sehingga lokasi stasiun tukar baterai harus jadi perhatian. Maklum, daya tempuh motor listrik dengan baterai penuh, juga terbatas.

Namun, di sinilah titik krusial bahwa investasi dengan motor ramah lingkungan, tidak boleh setengah hati. Membangun instalasi baterai di pedesaan membutuhkan modal yang tinggi terkait stabilitas daya listrik desa. Dibutuhkan kolaborasi investasi antara BGN, PLN, dan produsen baterai untuk membangun jaringan swap mandiri. Investasi pada standardisasi baterai menjadi harga mati agar motor listrik tidak menjadi "anak yatim" saat baterainya habis masa pakai.

Keberhasilan program ini akan menjadi katalisator bagi investor EV. Jika motor listrik mampu menaklukkan medan berat pedesaan Indonesia, maka kekhawatiran soal daya tahan baterai dan jarak tempuh akan sirna. Kalau sudah begitu, ekosistem EV nasional tidak akan lagi tumbuh secara organik, yang lamban, melainkan terakselerasi oleh kebutuhan logistik. Semoga saja, cita-cita ekosistem ramah lingkungan ini terwujud, dan molis operasional bisa panjang umur.

Bagikan

Berita Terbaru

Pembahasan Outsourcing dan Pesangon Masih Alot
| Rabu, 26 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pembahasan Outsourcing dan Pesangon Masih Alot

Sebanyak 70% dari seluruh substansi pembahasan RUU Ketenagakerjaan ternyata sudah disepakati pengusaha dan pekerja. 

Enam Korporasi  Diberi Sanksi
| Rabu, 26 Agustus 2026 | 05:05 WIB

Enam Korporasi Diberi Sanksi

Pemerintah menindak enam perusahaan yang terduga terlibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

APBN Dorong Ekonomi Jawa Barat
| Rabu, 26 Agustus 2026 | 05:00 WIB

APBN Dorong Ekonomi Jawa Barat

Hingga 31 Juli 2026 realisasi belanja negara di Jawa Barat mencapai Rp 63,59 triliun atau 57,02% dari pagu. ​     

Prediksi IHSG Rabu (26/8): Berpeluang Menguat, Investor Bisa Cermati 3 Saham Ini
| Rabu, 26 Agustus 2026 | 04:50 WIB

Prediksi IHSG Rabu (26/8): Berpeluang Menguat, Investor Bisa Cermati 3 Saham Ini

IHSG masih mengakumulasi kenaikan 1,56% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 24,81%.

Kelolaan Emas Pegadaian Telah Lewati Target Tahunan
| Rabu, 26 Agustus 2026 | 04:45 WIB

Kelolaan Emas Pegadaian Telah Lewati Target Tahunan

Kelolaan emas Pegadaian sudah melampaui 153 ton, alias melebihi target tahun 2026 yang sebanyak 110 ton.

RAPBN 2027 dan Pertaruhan di Balik Ambisi Besar
| Rabu, 26 Agustus 2026 | 04:40 WIB

RAPBN 2027 dan Pertaruhan di Balik Ambisi Besar

Tanpa disiplin fiskal, keberanian mengeluarkan anggaran hanya akan menjadi beban utang masa depan tanpa pertumbuhan berkualitas.

Pelajaran Keadilan dari Perjalanan Nvidia
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Pelajaran Keadilan dari Perjalanan Nvidia

Turnover pegawai Nvidia sangat rendah, yakni 2,7%. Jauh di bawah dari dari 17,7% turnover pegawai  industri semikonduktor.

DSSA Masih Diburu dan Bertahan di Atas Rp 1.000, Minat Investor Asing Belum Luntur
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:00 WIB

DSSA Masih Diburu dan Bertahan di Atas Rp 1.000, Minat Investor Asing Belum Luntur

Net foreign buy menunjukkan sebagian investor asing melihat cerita spesifik DSSA lebih penting daripada statusnya di indeks MSCI.

Simak Prospek TLKM yang Kantongi 17 Rekomendasi Beli Sejak Awal Agustus 2026
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Simak Prospek TLKM yang Kantongi 17 Rekomendasi Beli Sejak Awal Agustus 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) berencana melepas tiga hingga empat anak usaha yang masih merugi sebelum akhir 2026.

Menakar Dampak Kehadiran Sandiaga Uno Sebagai Komisaris Utama Terhadap Prospek MUTU
| Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Menakar Dampak Kehadiran Sandiaga Uno Sebagai Komisaris Utama Terhadap Prospek MUTU

Nilai tambah kehadiran Sandiaga Uno lebih mungkin muncul melalui jaringan, strategic partnership, dan akses ke ekosistem investasi.

INDEKS BERITA