Estetika Tata Tiara Incar Dana IPO Rp 169 Miliar

Senin, 17 Desember 2018 | 09:20 WIB
Estetika Tata Tiara Incar Dana IPO Rp 169 Miliar
[ILUSTRASI. ]
Reporter: Ratih Waseso | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Estika Tata Tiara mengincar dana segar antara Rp 169,58 miliar hingga Rp 226,11 miliar melalui initial public offering (IPO). Perusahaan distributor makanan olahan ini berencana melepas sebanyak-banyaknya 376,86 juta saham perdana dengan rentang harga penawaran Rp 450–Rp 600 per saham.

Keseluruhan dana yang didapatkan akan digunakan untuk pengembangan usaha. Sekitar 45% untuk pembelian sapi, 25% untuk pembelian barang dagangan berupa daging dan pembelian barang dagangan berupa produk lanjutan hasil produksi anak usaha.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Dampak Kenaikan Harga Aluminium: ADMR, ANTM, CITA Tersenyum
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:38 WIB

Dampak Kenaikan Harga Aluminium: ADMR, ANTM, CITA Tersenyum

Harga aluminium global meroket 47,67% YoY. Emiten seperti ADMR dan ANTM berpotensi raup cuan dari proyek hilirisasi.

 

Asing Net Sell Jumbo, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:37 WIB

Asing Net Sell Jumbo, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Pasar menantikan arah kebijakan yang lebih konsisten, stabilisasi rupiah, serta pengelolaan fiskal yang terukur.

Dana Asing Rotasi ke Saham Lebih Defensif
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:35 WIB

Dana Asing Rotasi ke Saham Lebih Defensif

Dana asing bergeser ke saham perbankan besar dan konsumer defensif. Ketahui emiten mana yang berpotensi jadi incaran selanjutnya.

Miliaran Dolar Saatnya Pulang
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:05 WIB

Miliaran Dolar Saatnya Pulang

Yang dibutuhkan saat ini adalah pendekatan untuk memperbaiki kualitas perdagangan bukan dengan cara memusuhinya.​

Petelur Emas
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Petelur Emas

Sehebat apapun pemerintahan di sebuah negara tidak bakal bisa menjalankan roda perekonomian sendirian.

Bakrie Capital Beli Lagi Saham BIPI di Tengah Rencana Lepas Entitas Batubara
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:50 WIB

Bakrie Capital Beli Lagi Saham BIPI di Tengah Rencana Lepas Entitas Batubara

Bakrie Capital menjadi pemegang saham BIPI untuk kali pertama pada 25 Februari 2026, saat membeli 6% saham BIPI di harga Rp 248 per saham.

Mengapa Rupiah Terus Tertekan? Defisit NPI Jadi Sorotan Utama
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:30 WIB

Mengapa Rupiah Terus Tertekan? Defisit NPI Jadi Sorotan Utama

Rupiah mencetak rekor terburuk sepanjang sejarah pada Senin (25/5). Defisit NPI US$ 9,1 miliar jadi pemicu utama. Klik untuk tahu dampaknya!

Strategi Investasi Obligasi: Ini Pilihan Aman Saat Suku Bunga BI Naik
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:15 WIB

Strategi Investasi Obligasi: Ini Pilihan Aman Saat Suku Bunga BI Naik

Pasar obligasi domestik tertekan, namun investor punya peluang yield lebih tinggi. Simak instrumen yang direkomendasikan.

Efek Pelemahan Rupiah ke Transportasi dan Logistik
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:13 WIB

Efek Pelemahan Rupiah ke Transportasi dan Logistik

Nilai tukar rupiah melemah di awal pekan ini. Senin (25/5), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 27 atau 0,15% menjadi Rp 17.744 per dolar AS

Jalan Berliku Ekspor Udang ke Amerika
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:08 WIB

Jalan Berliku Ekspor Udang ke Amerika

Ekspor udang Indonesia ke AS pada tahun 2025 menjadi tulang punggung devisa sektor perikanan dengan nilai US$1,87 miliar.

INDEKS BERITA

Terpopuler