EMI Jadi Anak Usahanya, PLN Optimistis Mencapai Target Bauran EBT

Rabu, 12 Mei 2021 | 22:27 WIB
EMI Jadi Anak Usahanya, PLN Optimistis Mencapai Target Bauran EBT
[ILUSTRASI. PLN kejar proyek EBT]
Reporter: Filemon Agung | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) menyambut kehadiran PT Energy Management Indonesia (EMI) (Persero) sebagai anak usaha terbarunya. EMI menjadi anak usaha PLN sejalan dengan pengalihan seluruh saham seri B milik negara ke PLN. Pengalihan saham itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2021.

"Masuknya EMI menjadi bagian PLN ini akan mengakselerasi program tranformasi yang sudah berjalan. Ini akan memperkaya portofolio PLN sebagai perusahaan energi yang berwawasan lingkungan," jelas Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini dalam keterangan resmi, Rabu (12/5). 

Pengalihan EMI menjadi anak usaha PLN sejalan dengan agenda Kementerian BUMN membentuk klaster BUMN di bidang energi. Pembentukan klaster itu sendiri bertujuan memperbaiki kinerja sekaligus meningkatkan nilai BUMN di bidang energi.

Kehadiran EMI sebagai anak usahanya akan membantu PLN mencapai target bauran energi baru dan terbarukan (EBT). Mengingat, EMI merupakan perusahaan yang memiliki pengalaman di bidang EBT dan konservasi energi.

"Kami optimis dengan portofolio EMI dalam pengelolaan biomassa dan konservasi energi akan mendukung pengembangan EBT yang dilakukan dalam program transformasi Green," pungkas Zulkifli.

Selanjutnya: Pasokan listrik Jawa-Bali dipastikan aman jelang Idul Fitri

 

 

 

Bagikan

Berita Terbaru

Asing Masih Lepas ASII, Pemulihan Otomotif Belum Cukup
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Asing Masih Lepas ASII, Pemulihan Otomotif Belum Cukup

Ketidakpastian hasil review MSCI serta transparansi tata kelola pasar modal menjadi faktor yang ikut mendorong arus net sell asingdari big caps.

Profitabilitas Emiten Cenderung Melandai dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Profitabilitas Emiten Cenderung Melandai dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Investor tampaknya lebih banyak mem-pricing risiko persepsi, ketidakpastian kebijakan pemerintah, dan persoalan kelembagaan.

Negara Kaji Pengecualian Pajak Bagi EGR
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Negara Kaji Pengecualian Pajak Bagi EGR

Pembahasan mengenai perlakuan PPN dan PPh atas transaksi EGR telah dilakukan bersama Kementerian Keuangan

Mazda Hingga CoreWeave Disebut Antre Masuk Indonesia, Cermati BEST, DMAS, atau KIJA?
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Mazda Hingga CoreWeave Disebut Antre Masuk Indonesia, Cermati BEST, DMAS, atau KIJA?

Peningkatan investasi asing tidak serta-merta bertranslasi ke kenaikan harga saham emiten kawasan industri.

Optimisme Terkikis, Konsumsi Makin Tipis
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:28 WIB

Optimisme Terkikis, Konsumsi Makin Tipis

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menurun selama tiga bulan berturut-turut                            

Ujian Independensi BI di Bawah Nahkoda Baru
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Ujian Independensi BI di Bawah Nahkoda Baru

Destru Damayanti menjadi calon tunggal Gubernur Bank Indonesia menggantikan Perry Warjiyo           

 Digencet Depresiasi Rupiah Prospek Emiten Farmasi Masih bisa Cerah, KLBF atau SIDO?
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:03 WIB

Digencet Depresiasi Rupiah Prospek Emiten Farmasi Masih bisa Cerah, KLBF atau SIDO?

Sektor farmasi memiliki karakter defensif karena kebutuhan terhadap obat dan produk kesehatan bertahan di berbagai kondisi ekonomi.

Bursa Efek Indonesia Mengejar Pendalaman Pasar
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Bursa Efek Indonesia Mengejar Pendalaman Pasar

Ekspansi pengembangan produk yang dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap harus mampu menjawab kebutuhan investor

Penjualan Masih Kuat, Laba Bersih ULTJ Semester Pertama Melonjak 73,7%
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Penjualan Masih Kuat, Laba Bersih ULTJ Semester Pertama Melonjak 73,7%

Penjualan  PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) mencapai Rp 5,49 triliun, naik 34,6% year-on-year (yoy)

Babak Baru Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Babak Baru Demutualisasi Bursa Efek Indonesia

OJK tengah melakukan finalisasi aturan demutualisasi, Danantara siap masuk menjadi pemegang saham BEI

INDEKS BERITA

Terpopuler