Gadai Kredit Ancam Risiko Perbankan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri perbankan menghadapi tantangan baru dalam menjaga kualitas kredit, seiring munculnya praktik debitur yang menggadaikan barang hasil pembiayaan. Fenomena ini berpotensi mengaburkan profil risiko nasabah dan meningkatkan risiko kredit bermasalah.
PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk mengungkapkan, praktik gadai atas barang yang dibeli dari fasilitas kredit, termasuk paylater dan kartu kredit, mulai marak terjadi di segmen konsumer. Persoalannya, transaksi gadai tersebut umumnya tidak tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), sehingga bank kehilangan visibilitas atas kondisi keuangan riil debitur.
