Penjualan Ritel Diramal Semakin Tertekan
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Tekanan konsumsi masyarakat berisiko semakin dalam. Pelemahan nilai tukar rupiah, yang diikuti kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), disusul keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, menjadi penyebab utamanya.
Kamis (11/6) , Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2026 diperkirakan sebesar 225,0. Secara tahunan, angka tersebut terkontraksi sebesar 3,2%, melanjutkan kontraksi di April sebesar 3,7% secara tahunan. Secara bulanan, IPR turun 0,9%, juga menyusul penurunan 11,6% pada April 2026.
