Gambarkan Daya Tarik Aset Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingginya permintaan investor terhadap obligasi global perdana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang mencapai US$ 4,6 miliar menunjukkan daya tarik aset Indonesia di pasar global masih kuat. Namun, tingginya minat tersebut juga mencerminkan investor masih meminta premi risiko yang cukup besar.
Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P. Sasmita mengatakan, oversubscription mencerminkan dua realitas. "Fenomena oversubscription obligasi Danantara mencerminkan daya tarik Indonesia yang masih kuat, tetapi juga adanya risk premium yang belum sepenuhnya turun ke level negara peers," ujarnya, Selasa (16/6).
