Risiko Masih Tinggi, Fintech Sulit Mengerek Modal

Selasa, 11 Agustus 2026 | 04:45 WIB
Risiko Masih Tinggi, Fintech Sulit Mengerek Modal
[ILUSTRASI. Pinjaman online (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)]
Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah platform fintech lending masih bermodal cekak. Saat iklim bisnis masih dibelit berbagai tantangan, upaya meningkatkan ekuitas semakin tak mudah untuk dilakukan.

Hingga semester I-2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada tujuh penyelenggara pinjaman daring yang belum memenuhi ekuitas minimum Rp 12,5 miliar. Kepala Divisi Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi OJK, Anjar Sumarjati mengatakan, pihaknya telah meminta seluruh penyelenggara tersebut untuk untuk menyusun action plan sebagai langkah meningkatkan modal.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

ADCP Kembali Digugat PKPU, Alarm Krisis BUMN Properti Berlanjut Hingga 2027?
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:01 WIB

ADCP Kembali Digugat PKPU, Alarm Krisis BUMN Properti Berlanjut Hingga 2027?

Berulangnya permohonan PKPU ADCP dalam satu tahun menunjukkan persoalan likuiditas perseroan belum sepenuhnya terselesaikan.

ESG Samudera Indonesia (SMDR): Mengarungi Bisnis Pelayaran dengan Kapal Emisi Rendah
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:00 WIB

ESG Samudera Indonesia (SMDR): Mengarungi Bisnis Pelayaran dengan Kapal Emisi Rendah

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) terus melaju di tengah gelombang konflik geopolitik yang mengerek biaya operasional.

ESG Samudera Indonesia (SMDR): Mengarungi Bisnis Pelayaran dengan Kapal Emisi Rendah
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:00 WIB

ESG Samudera Indonesia (SMDR): Mengarungi Bisnis Pelayaran dengan Kapal Emisi Rendah

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) terus melaju di tengah gelombang konflik geopolitik yang mengerek biaya operasional.

Laju Ekspor Melambat, Prospek Emiten Nikel Tersumbat
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:45 WIB

Laju Ekspor Melambat, Prospek Emiten Nikel Tersumbat

Kinerja emiten nikel di semester II-2026 masih dipenuhi berbagai tantangan. Salah satunya, melambatnya ekspor produk olahan nikel.

Pasar Menanti Hasil Evaluasi MSCI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:35 WIB

Pasar Menanti Hasil Evaluasi MSCI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Untuk strategi perdagangan hari ini, analis merekomendasi beli beberapa saham emiten yang layak koleksi. Berikut beberapa di antaranya:​

Investasi Pariwisata Tumbuh Dua Digit
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:35 WIB

Investasi Pariwisata Tumbuh Dua Digit

Investasi pariwisata yanag pertumbuhannya lebih tinggi dari rata-rata industri lainnya harus bisa meningkatkan ekonomi sekitar.

PTPP Mulai Selektif Memilih Proyek
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:35 WIB

PTPP Mulai Selektif Memilih Proyek

Kontribusi terbesar jenis proyek PTPP berasal dari proyek jalan dan jembatan, tanggap darurat serta smelter dan pertambangan.​

Karya Pacific Energy (IATA) Ajukan Tambahan Kuota 2 Juta Ton Batubara
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:20 WIB

Karya Pacific Energy (IATA) Ajukan Tambahan Kuota 2 Juta Ton Batubara

Adapun, pengajuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan memasuki tahap evaluasi akhir.

Keterlibatan Swasta dalam Pembiayaan Jalan Tol
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:20 WIB

Keterlibatan Swasta dalam Pembiayaan Jalan Tol

ATI menilai penguatan peran swasta penting untuk menjaga keberlanjutan investasi jalan tol yang nilainya kini mendekati Rp 1.000 triliun.​

Awas Potensi Kebakaran Lahan Bisa Meluas
| Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:10 WIB

Awas Potensi Kebakaran Lahan Bisa Meluas

Luas lahan yang terbakar imbas kemarau panjang efek fenomena El Nino saat ini sudah mencapai 107.000 hektare.

INDEKS BERITA