Gandeng Faskes Demi Mengerek Pendapatan Premi

Rabu, 08 November 2023 | 04:45 WIB
Gandeng Faskes Demi Mengerek Pendapatan Premi
[ILUSTRASI. IFG Life mencatat, hingga saat ini telah bekerjasama dengan lebih dari 1.000 rumahsakit maupun faskes(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)]
Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah perusahaan asuransi jiwa menambah kemitraan dengan rumahsakit dan fasilitas kesehatan (faskes). Kerjasama ini diklaim bisa mengerek pendapatan.

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) mencatat, hingga saat ini telah bekerjasama dengan lebih dari 1.000 rumahsakit maupun faskes. Corporate Secretary IFG Life Gatot Haryadi mengatakan, pemilik polis IFG Life dapat secara cashless berobat dan mendapatkan pertolongan kesehatan di berbagai rumahsakit yang menjadi mitra IFG Life.

"Saat ini produk asuransi yang berkaitan adalah asuransi kecelakaan LifeSAVER dan Asuransi Kesehatan MIFG My Manage Care,” kata Gatot. Dia menerangkan, pendapatan premi yang ditargetkan dari kedua produk asuransi tersebut mencapai Rp 11 miliar. 

Baca Juga: Luncurkan PRUPriority Hospitals, Prudential Gaet 142 Rumah Sakit dan Faskes

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) sejauh ini telah bermitra dengan lebih dari 500 rumahsakit. "Dari jumlah rumahsakit tersebut, kami harapkan proses dari masuk sampai keluar bisa lebih cepat lagi karena biaya clear dan transparan serta medical proses yang telah disetujui," ujar Presiden Direktur Michellina Laksmi Triwardhany Prudential Indonesia.

Terbaru, Prudential meluncurkan produk PRUPriority Hospitals. Dhany menuturkan, PRUPriority Hospitals merupakan kerjasama dalam hal klaim dengan rumahsakit. 

Dhany memaparkan, produk ini diharapkan bisa mendorong kinerja premi perusahaan. "Kalau premi mudah-mudahan bisa tumbuh lebih besar daripada industri, diharapkan di kuartal IV bisa lebih baik lagi," tutur dia.

Hingga September 2023, Prudential mencatatkan pendapatan premi naik sekitar 2,63% menjadi Rp 14,8 triliun. Sementara klaim dan manfaat dibayar Prudential naik 19,79% secara tahunan jadi Rp 4,94 triliun.

Lebih lanjut, hingga saat ini program PRUPriority Hospitals telah menjalin kemitraan strategis dengan 142 rumahsakit dan fasilitas kesehatan yang tersebar di 20 provinsi. 

Baca Juga: Sejumlah Asuransi Jiwa Dorong Kemitraan dengan Rumah Sakit dan Faskes

"Kami akan memperkuat komitmen dengan menghadirkan inovasi layanan berkualitas dan terus mendengarkan, memahami dan mewujudkan perlindungan berkelanjutan untuk setiap nasabah, untuk masa depan," jelas Dhany.


 

Bagikan

Berita Terbaru

Ketidakpastian RKAB, Bukan Halangan Bagi Prospek ITMG ke Depan
| Kamis, 02 April 2026 | 09:00 WIB

Ketidakpastian RKAB, Bukan Halangan Bagi Prospek ITMG ke Depan

Para analis juga memperkirakan bahwa harga jual average selling product (ASP) akan mampu menutupi kenaikan biaya produksi ITMG secara sempurna.

Penjualan Tahun 2025 Naik, Laba Sawit Sumbermas (SSMS) Melejit Dua Digit
| Kamis, 02 April 2026 | 08:37 WIB

Penjualan Tahun 2025 Naik, Laba Sawit Sumbermas (SSMS) Melejit Dua Digit

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) sukses mengantongi laba bersih Rp 1,16 triliun atau meningkat 41,6% yoy dari Rp 819,53 miliar di 2024.​

Prospek Emiten Sawit 2026 Stabil tapi Volatil: Harga CPO, El Nino & B50 Jadi Katalis
| Kamis, 02 April 2026 | 08:30 WIB

Prospek Emiten Sawit 2026 Stabil tapi Volatil: Harga CPO, El Nino & B50 Jadi Katalis

Produksi global diprediksi kembali mengucur deras seiring dengan pemulihan output panen di Indonesia dan Malaysia.

Merogoh Dana Rp 2 Triliun, United Tractors (UNTR) Gelar Buyback Saham
| Kamis, 02 April 2026 | 08:23 WIB

Merogoh Dana Rp 2 Triliun, United Tractors (UNTR) Gelar Buyback Saham

Jumlah saham yang akan dibeli kembali tersebut tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor PT United Tractors Tbk (UNTR).

Prapenjualan Masih Kuat, Laba Summarecon Agung (SMRA) Pada 2026 Bisa Melesat
| Kamis, 02 April 2026 | 08:14 WIB

Prapenjualan Masih Kuat, Laba Summarecon Agung (SMRA) Pada 2026 Bisa Melesat

Peluang pemulihan kinerja SMRA pada 2026 masih terbuka. Katalis pendukungnya, antara lain, realisasi marketing sales yang stabil di tahun lalu. ​

Laba Grup Merdeka Masih Belum Perkasa Pada 2025
| Kamis, 02 April 2026 | 08:07 WIB

Laba Grup Merdeka Masih Belum Perkasa Pada 2025

Pada 2026 prospek Grup Merdeka lebih cerah. Katalis datang dari potensi operasional Tambang Emas Pani PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).​

WFH 1 Hari Bagi ASN Resmi Berlaku, Begini Kesiapan Operator Hadapi Lonjakan Trafik
| Kamis, 02 April 2026 | 08:00 WIB

WFH 1 Hari Bagi ASN Resmi Berlaku, Begini Kesiapan Operator Hadapi Lonjakan Trafik

Operator telekomunikasi sudah berpengalaman menghadapi lonjakan trafik di kawasan permukiman di masa pandemi Covid-19.

Upaya Mendongkrak Saham Beredar di Publik Melalui Free Float 15%
| Kamis, 02 April 2026 | 07:45 WIB

Upaya Mendongkrak Saham Beredar di Publik Melalui Free Float 15%

Dalam jangka pendek, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terancam anjlok akibat kebijakan memperbesar free float.

Tren Kinerja MAPI pada 2025 Berpotensi Berlanjut Hingga Awal 2026, Sahamnya Kemana?
| Kamis, 02 April 2026 | 07:43 WIB

Tren Kinerja MAPI pada 2025 Berpotensi Berlanjut Hingga Awal 2026, Sahamnya Kemana?

Manuver strategis MAPI merangsek ke bisnis home improvement dengan menggandeng ACE International jadi amunisi baru.

Akuisisi Aset RS First REIT Rp 9 Triliun, SILO bisa Panen Laba di Masa Bunga Tinggi
| Kamis, 02 April 2026 | 07:30 WIB

Akuisisi Aset RS First REIT Rp 9 Triliun, SILO bisa Panen Laba di Masa Bunga Tinggi

Aksi korporasi ini diyakini mampu menyuntik tenaga bagi peningkatan kinerja operasional Siloam, terutama dalam mendongkrak margin EBITDA.

INDEKS BERITA

Terpopuler