Genjot Proyek Energi Baru Terbarukan, Pertamina Menyiapkan Investasi US$ 12 Miliar

Jumat, 02 Juli 2021 | 09:59 WIB
Genjot Proyek Energi Baru Terbarukan, Pertamina Menyiapkan Investasi US$ 12 Miliar
[]
Reporter: Filemon Agung | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grup Pertamina menargetkan pengembangan energi bersih ke depan hingga 10 Giga Watt (GW) dengan kebutuhan investasi mencapai US$ 12 miliar. Pertamina menggarap energi baru terbarukan (EBT) melalui Pertamina Power & New Renewable Energy (PT Pertamina Power Indonesia).

Pertamina Power & New Renewable Energy (PNRE) menaungi tiga entitas, yaitu Pertamina Geothermal Energy (PGE), Jawa Satu Power (JSP) dan Jawa Satu Regas (JSR). "Untuk mengawal transisi energi, PNRE memiliki aspirasi energi bersih dengan kapasitas terpasang 10 GW pada 2026," kata Dannif Danusaputro, Chief Executive Officer Sub-holding PNRE dalam keterangan resmi, kemarin.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Beraksi, Bukan Konten
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Beraksi, Bukan Konten

Besarnya eksposur di media sosial semestinya diikuti peran nyata dalam menyelesaikan persoalan lintas daerah.

Rupiah Menguat, Data AS Jadi Penentu Pergerakan Berikutnya
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:51 WIB

Rupiah Menguat, Data AS Jadi Penentu Pergerakan Berikutnya

Pendorong rupiah adalah pelemahan indeks dolar AS dan meredanya kekhawatiran konflik di Timur Tengah, yang kemudian ikut menurunkan harga minyak

Nasabah Semakin Minati KPR Syariah
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:50 WIB

Nasabah Semakin Minati KPR Syariah

KPR take over ke bank syariah meningkat, didorong kebutuhan nasabah akan cicilan yang lebih pasti di tengah kenaikan bunga floating

IHSG Anjlok Sepanjang September, Mampukah Rebound di Bulan Oktober?
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:45 WIB

IHSG Anjlok Sepanjang September, Mampukah Rebound di Bulan Oktober?

 Arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan dibayangi pelemahan rupiah, tingginya yield US Treasury, dan tekanan jual investor asing

Aturan Kontraktor Afiliasi Diperketat, Bagaimana Nasib Kontrak Lama Emiten Tambang?
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:42 WIB

Aturan Kontraktor Afiliasi Diperketat, Bagaimana Nasib Kontrak Lama Emiten Tambang?

Market masih melakukan re-pricing terkait potensi kenaikan biaya tambang, perubahan margin, dan hilangnya efisiensi dari internal mining services.

Data Center Buka Ladang Asuransi
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Data Center Buka Ladang Asuransi

Peluang asuransi terbuka di properti hingga risiko usaha.                                               

Strategi Selektif Ekspansi Bank Milik Investor Asing
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Strategi Selektif Ekspansi Bank Milik Investor Asing

Bank milik investor asing tetap ekspansif, namun menerapkan strategi selektif melalui penguatan ekosistem bisnis dan diversifikasi portofolio 

Skenario Terburuk IHSG di Oktober bisa ke 5.400, Level 6.000 Jadi Benteng Terakhir
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:26 WIB

Skenario Terburuk IHSG di Oktober bisa ke 5.400, Level 6.000 Jadi Benteng Terakhir

Secara historis IHSG menguat pada Oktober dalam lima dari enam tahun terakhir, dengan rata-rata kenaikan 1,69%.

Produksi dan Harga Memoles Kinerja, Simak Rekomendasi Saham Medco Energi (MEDC)
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24 WIB

Produksi dan Harga Memoles Kinerja, Simak Rekomendasi Saham Medco Energi (MEDC)

Harga jual migas yang lebih tinggi mendorong kinerja PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) tahun ini

Menakar Daya Tarik Aset-Aset Rupiah di Tengah Perubahan Strategi BI
| Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:22 WIB

Menakar Daya Tarik Aset-Aset Rupiah di Tengah Perubahan Strategi BI

Dampak perubahan strategi BI terhadap pasar surat utang cenderung netral hingga positif selama volatilitas rupiah tetap terkendali.

INDEKS BERITA

Terpopuler