Hanya Separuh IPO Tahun 2024 yang Harganya Masih Positif, 7 Saham Naik Tripel Digit

Kamis, 26 Desember 2024 | 14:03 WIB
 Hanya Separuh IPO Tahun 2024 yang Harganya Masih Positif, 7 Saham Naik Tripel Digit
[ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan 41 emiten baru yang mencatatkan saham di sepanjang tahun 2024.]
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati, Yuliana Hema | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan 41 emiten baru sepanjang tahun 2024. Saham terakhir yang melantai di BEI adalah MDIY pada 19 Desember 2024 lalu.

Meski banyak saham yang tercatat, hanya separuh dari saham initial public offering (IPO) yang masih mencatat kinerja saham positif. Berikut kinerja 41 saham baru yang melantai tahun ini hingga Selasa (24/12):

No Kode Emiten Listing
Kinerja Saham
1 DAAZ PT Daaz Bara Lestari Tbk 11-Nov-24 443,18%
2 DATA PT Remala Abadi Tbk 07 Mei 2024 309,57%
3 MEJA PT Harta Djaya Karya Tbk 12-Feb-24 208,74%
4 BOAT PT Newport Marine Services Tbk 12-Nov-24 102,00%
5 GUNA PT Gunanusa Eramandiri Tbk 9-Jul-24 101,33%
6 NEST PT Esta Indonesia Tbk 08 Agt 2024 101,00%
7 MKAP PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk 12-Feb-24 100,00%
8 SPRE PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk 3-Jul-24 79,20%
9 NAIK PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk 13-Nov-24 73,83%
10 AREA PT Dunia Virtual Online Tbk 1-Apr-24 47,33%
11 DOSS PT Global Sukses Digital Tbk 07 Agt 2024 45,19%
12 AADI PT Adaro Andalan Indonesia Tbk 05 Des 2024 39,19%
13 ALII PT Ancara Logistics Indonesia Tbk 7-Feb-24 38,97%
14 BLES PT Superior Prima Sukses Tbk 8-Jul-24 34,43%
15 LABS PT UBC Medical Indonesia Tbk 10-Jul-24 33,33%
16 LIVE PT Homeco Victoria Makmur Tbk 12-Feb-24 18,24%
17 MDIY PT Daya Intiguna Yasa Tbk 19 Des 2024 6,36%
18 GOLF PT Intra GolfLink Resorts Tbk 8-Jul-24 4,00%
19 MSJA PT Multi Spunindo Jaya Tbk. 10-Jan-24 3,33%
20 ACRO PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk. 11-Jan-24 1,85%
21 PTMR PT Master Print Tbk 08 Okt 2024 1,56%
22 MANG PT Manggung Polahraya Tbk 11-Jan-24 -2,00%
23 HYGN PT Ecocare Indo Pasifik Tbk. 13-Feb-24 -2,07%
24 NICE PT Adhi Kartiko Pratama Tbk 9-Jan-24 -17,35%
25 PART PT Cipta Perdana Lancar Tbk 5-Jul-24 -20,00%
26 VISI PT Satu Visi Putra Tbk. 27-Feb-24 -23,33%
27 VERN PT Verona Indah Pictures Tbk 08 Okt 2024 -29,74%
28 BATR PT Benteng Api Technic Tbk 10-Jun-24 -30,00%
29 SMLE PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk 10-Jan-24 -36,00%
30 MHKI PT Multi Hanna Kreasindo Tbk 16-Apr-24 -41,88%
31 SMGA PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk 30-Jan-24 -43,81%
32 ATLA PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk 16-Apr-24 -50,00%
33 ASLI PT Asri Karya Lestari Tbk. 5-Jan-24 -50,00%
34 GRPH PT Griptha Putra Persada Tbk. 18-Jan-24 -51,46%
35 SOLA PT Xolare RCR Energy Tbk 08 Mei 2024 -54,55%
36 TOSK PT Topindo Solusi Komunika Tbk. 7-Feb-24 -56,00%
37 UNTD PT Terang Dunia Internusa Tbk. 7-Feb-24 -62,08%
38 ISEA PT Indo American Seafoods Tbk 8-Jul-24 -71,20%
39 CGAS PT Citra Nusantara Gemilang Tbk. 8-Jan-24 -71,89%
40 BAIK PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. 15-Feb-24 -78,42%
41 MPIX PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk. 7-Feb-24 -78,73%

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Membandingkan Kinerja dan Aset Bank Syariah, Mana yang Lebih Kuat?
| Selasa, 24 Maret 2026 | 16:00 WIB

Membandingkan Kinerja dan Aset Bank Syariah, Mana yang Lebih Kuat?

Sebagai negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia, Indonesia diproyeksikan memiliki industri perbankan syariah yang bertumbuh.

DBS Rekomendasikan Diversifikasi Portofolio, Tambah Saham EM dan Emas
| Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

DBS Rekomendasikan Diversifikasi Portofolio, Tambah Saham EM dan Emas

DBS melihat adanya pergeseran preferensi investor dari aset berbasis AS yang dinilai sudah terlalu padat menuju kawasan lain, terutama Asia.

Dividen PGAS Dipertanyakan, Manajemen Tetap Percaya Diri
| Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Dividen PGAS Dipertanyakan, Manajemen Tetap Percaya Diri

J.P. Morgan dan UBS sama-sama melihat adanya tekanan terhadap kinerja keuangan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) ke depan.

Emiten Rokok 2026 di Persimpangan: Margin Membaik, Risiko Regulasi Mengintai
| Selasa, 24 Maret 2026 | 09:00 WIB

Emiten Rokok 2026 di Persimpangan: Margin Membaik, Risiko Regulasi Mengintai

Emiten rokok di satu sisi mendapat angin segar dari tak adanya kenaikan cukai, namun di sisi lain dibayangi risiko regulasi kadar tar dan nikotin.

Di Tengah Tekanan Minyak, Prospek Discretionary 2026 Masih Tarik Ulur
| Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB

Di Tengah Tekanan Minyak, Prospek Discretionary 2026 Masih Tarik Ulur

Analis menilai kenaikan harga minyak berisiko menekan konsumsi, termasuk kalangan di segmen menengah-atas.

Lonjakan Laba BUKA Sarat Faktor Non Operasional
| Selasa, 24 Maret 2026 | 07:00 WIB

Lonjakan Laba BUKA Sarat Faktor Non Operasional

Analis memperkirakan BUKA akan mulai mencatatkan adjusted EBITDA positif Rp 124 miliar di 2026 dan terus meningkat hingga Rp 230 miliar di 2027.

CORE Indonesia: Perang Iran VS Israel-AS Berpotensi Gerus Ekspor Indonesia
| Selasa, 24 Maret 2026 | 04:00 WIB

CORE Indonesia: Perang Iran VS Israel-AS Berpotensi Gerus Ekspor Indonesia

Indonesia mengekspor produk-produknya ke Uni Arab Emirat (UAE), Arab Saudi, Qatar, Oman, Irak, Iran, Kuwait, dan Bahrain.

Daya Tarik Emas Memudar? Terjun 8% dalam Sehari, Terburuk 43 Tahun
| Senin, 23 Maret 2026 | 17:27 WIB

Daya Tarik Emas Memudar? Terjun 8% dalam Sehari, Terburuk 43 Tahun

Harga emas turun lebih dari 10% minggu lalu. Ini adalah penurunan mingguan tercuram sejak Februari 1983.

Peluang Saham ICBP di Tengah Isu Daya Beli dan Kenaikan Harga Bahan Baku
| Senin, 23 Maret 2026 | 15:00 WIB

Peluang Saham ICBP di Tengah Isu Daya Beli dan Kenaikan Harga Bahan Baku

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) diproyeksikan masih akan melanjutkan tren kinerja keuangan yang solid di tahun ini.

Kenaikan Harga Ayam Broiler dan Impor Bahan Baku Jadi Penentu Kinerja CPIN
| Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Kenaikan Harga Ayam Broiler dan Impor Bahan Baku Jadi Penentu Kinerja CPIN

Pemerintah berencana memperluas cakupan MBG hingga 83 juta penerima pada Mei 2026, naik signifikan dibandingkan 55 juta penerima di Januari 2026.

INDEKS BERITA

Terpopuler