KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Emiten transportasi dan logistik darat akhirnya tak kuat lagi menahan beban efek kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Untuk itu, emiten sektor ini berniat memberlakukan tarif baru layanannya.
Contoh PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) yang akan menyesuaikan tarif jasa pengiriman. Emiten yang pendapatannya ditopang bisnis logistik ini bakal menyesuaikan harga layanan Anteraja.
