Harga Emas Antam Hari Ini 1 Gram Turun Rp 4.000 (1 Juli), Seminggu Minus Rp 8.000

Jumat, 01 Juli 2022 | 09:19 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini 1 Gram Turun Rp 4.000 (1 Juli),  Seminggu Minus Rp 8.000
[ILUSTRASI. Harga Emas Antam Hari Ini 1 Gram Turun Rp 4.000 (1 Juli), Seminggu Minus Rp 8.000. (ANTARA FOTO/Fauzan/pras).]
Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas Antam 1 gram ukuran 24 karat di Butik Emas, Logam Mulia, Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 4.000 per gram pada Jumat (1/7).

Berikut tabel harga emas hari ini dalam pecahan lainnya, belum termasuk pajak.

Harga Emas Antam
Ukuran (gram) Harga (1/7) Harga (30/6) Perubahan
0.5 542.000 544.000 -0,37
1 984.000 988.000 -0,40
2 1.908.000 1.916.000 -0,42
3 2.837.000 2.849.000 -0,42
5 4.695.000 4.715.000 -0,42
10 9.335.000 9.375.000 -0,43
25 23.212.000 23.312.000 -0,43
50 46.345.000 46.545.000 -0,43
100 92.612.000 93.012.000 -0,43

Sumber : Logam Mulia

Mengutip situs Logam Mulia, harga emas hari ini Jumat (1/7) di Butik Emas Antam berada di Rp 984.000. Harga emas hari ini turun Rp 4.000 per gram dari harga Kamis (30/6) di Rp 988.000.

Adapun harga pembelian kembali atau buyback emas Antam menjadi Rp 864.000.

Jika ditinjau dari 7 hari lalu (24 Juni 2022), harga emas Antam ini turun Rp 8.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 992.000.

Baca Juga: Sinyal Kenaikan Suku Bunga Semakin Kuat

Di Butik Emas Logam Mulia - Pulo Gadung, Jakarta, harga emas hari ini ukuran 0,5 gram adalah Rp 542.000. Adapun harga emas hari ini ukuran 2 gram dan 5 gram, masing-masing Rp 1.908.000 dan Rp 4.695.000.

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram).

Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.

Tabel History Harga Emas Antam

Histori Harga Emas Antam 1 Gram
Harga (1/7) Harga (30/6) Perubahan (%) Harga (24/6) Perubahan (%) Harga (1/6) Perubahan (%)
984.000 988.000 -0,40 992.000 -0,81 979.000 0,51

Bagikan

Berita Terbaru

Lewat Olahraga, Bos Valbury Asia Futures Ini, Bangun Kedekatan dan Soliditas Tim
| Sabtu, 18 April 2026 | 10:20 WIB

Lewat Olahraga, Bos Valbury Asia Futures Ini, Bangun Kedekatan dan Soliditas Tim

Ini membuka ruang komunikasi yang lebih jujur dan nyaman, sehingga masukan atau ide dari rekan-rekan bisa tersampaikan dengan lebih cepat.

Polemik Haji Klik Cepat
| Sabtu, 18 April 2026 | 07:15 WIB

Polemik Haji Klik Cepat

Polemik war ticket haji menegaskan satu hal: persoalan antrean memang mendesak, tetapi solusi tidak boleh lahir dari ketergesaan.

Mengkreasi Instrumen Moneter Valuta Asing
| Sabtu, 18 April 2026 | 07:05 WIB

Mengkreasi Instrumen Moneter Valuta Asing

Status finansial SBI (Sertifikat Bank Indonesia) dalam valas lebih kokoh dari sekuritas dan sukuk valas BI.​

Dampak Geopolitik, Industri Barang Mewah Melambat, Pertumbuhan Cuma 2%-4%
| Sabtu, 18 April 2026 | 07:00 WIB

Dampak Geopolitik, Industri Barang Mewah Melambat, Pertumbuhan Cuma 2%-4%

Ketidakpastian global pukul industri barang mewah. Proyeksi pertumbuhan hanya 2-4% di 2026. Bagaimana nasib koleksi Anda ke depan?

Rupiah Loyo, Bank Perketat Risiko Kredit
| Sabtu, 18 April 2026 | 06:00 WIB

Rupiah Loyo, Bank Perketat Risiko Kredit

Pelemahan rupiah belum berdampak signifikan ke NPL bank, namun debitur berpendapatan rupiah dengan utang valas patut waspada. Simak risikonya!

Nilai Tukar Rupiah Terjun Lagi, Ini Pemicu Pelemahan Sepekan Terakhir
| Sabtu, 18 April 2026 | 06:00 WIB

Nilai Tukar Rupiah Terjun Lagi, Ini Pemicu Pelemahan Sepekan Terakhir

Rupiah kembali melemah 0,29% ke Rp 17.189 per dolar AS. Perang Timur Tengah dan risiko fiskal domestik jadi biang keroknya.

Dharma Polimetal (DRMA) Bidik Pertumbuhan Pendapatan 10% Tahun Ini
| Sabtu, 18 April 2026 | 05:47 WIB

Dharma Polimetal (DRMA) Bidik Pertumbuhan Pendapatan 10% Tahun Ini

DRMA akan mencari jalan untuk mencapai target ini meski konflik Timur Tengah akan memengaruhi permintaan produk otomotif.

Bisnis Ponsel Metrodata Electronics (MTDL) Masih Berdering
| Sabtu, 18 April 2026 | 05:37 WIB

Bisnis Ponsel Metrodata Electronics (MTDL) Masih Berdering

Ada tren penjualan ponsel mereka dengan merek Infinix laris manis dengan pertumbuhan penjualan dobel digit.

Peluang OCBC Akuisisi Bisnis Ritel HSBC Indonesia
| Sabtu, 18 April 2026 | 05:30 WIB

Peluang OCBC Akuisisi Bisnis Ritel HSBC Indonesia

OCBC berpeluang besar mengakuisisi bisnis ritel HSBC Indonesia senilai Rp 6 triliun. Simak strategi besar di balik langkah ini.

Gadai Kendaraan Terus Tumbuh
| Sabtu, 18 April 2026 | 05:00 WIB

Gadai Kendaraan Terus Tumbuh

Bisnis gadai kendaraan tumbuh hingga 80% di awal 2026. Temukan bagaimana ini bisa jadi solusi dana cepat bagi UMKM dan individu.

INDEKS BERITA