Harga Saham BBCA Anjlok Terus Hingga Sentuh Level Terendah Tiga Tahun

Kamis, 16 Oktober 2025 | 08:27 WIB
Harga Saham BBCA Anjlok Terus Hingga Sentuh Level Terendah Tiga Tahun
[ILUSTRASI. Dari kiri: EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn, Direktur BCA Haryanto T. Budiman, dan EVP Wealth Management BCA Indrawan B. saat  pemaparan rencana BCA Wealth Summit 2025 di Jakarta, Rabu (10/9/2025). KONTAN/Baihaki]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tampaknya belum akan usai. Meski fundamental cukup solid, tetapi asing masih rajin melepas saham bank swasta terbesar di Indonesia itu.

Lihat saja, kepemilikan asing menciut dari 35,86% pada Januari 2025 menjadi 33,24% per September 2025. Sepanjang tahun berjalan, tercatat asing membukukan jual bersih BBCA di pasar reguler sebesar Rp 32,38 triliun per Rabu (15/10).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Kapasitas Produksi Membaik, Prospek Emiten EBT Ciamik
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:25 WIB

Kapasitas Produksi Membaik, Prospek Emiten EBT Ciamik

Prospek sektor EBT hingga akhir 2026 dan pada 2027 masih positif. Prospek ini ditopang kebutuhan listrik yang meningkat dan transisi energi.​

Penjualan ICBP Naik, Tapi Biaya Bahan Baku Masih Menghantui
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:19 WIB

Penjualan ICBP Naik, Tapi Biaya Bahan Baku Masih Menghantui

Pertumbuhan ditopang bisnis mi instan dan produk dairy. Namun, kenaikan biaya bahan baku masih dapat menekan margin laba kotor ICBP.

BLOG Telah Menyerap Seluruh Dana Hasil IPO Rp 138,23 Miliar
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:18 WIB

BLOG Telah Menyerap Seluruh Dana Hasil IPO Rp 138,23 Miliar

Seluruh dana bersih hasil IPO PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) telah digunakan sesuai dengan rencana penggunaan dana dalam prospektus. ​

Harga Ayam Naik, Margin Emiten Poultry Membaik
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:14 WIB

Harga Ayam Naik, Margin Emiten Poultry Membaik

Prospek kinerja emiten sektor perunggasan atau poultry masih didukung oleh tingginya harga ayam broiler. 

Pengendali EDGE Serap 7,71 Juta Saham Tender Sukarela
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:13 WIB

Pengendali EDGE Serap 7,71 Juta Saham Tender Sukarela

Jumlah saham yang telah diserap Digital Edge Hong Kong setara 4,84% dari total saham yang menjadi objek penawaran tender sukarela.

Genjot Investasi Demi Kejar Pertumbuhan 6%
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:08 WIB

Genjot Investasi Demi Kejar Pertumbuhan 6%

Investasi hilirisasi diarahkan untuk memperkuat industri, ekspor dan lapangan kerja.                            

Bea Cukai Kejar Target Penerimaan
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Bea Cukai Kejar Target Penerimaan

Penerimaan Bea Cukai hingga akhir September senilai Rp 240,28 triliun, atau 71,51% dari target APBN di 2026.

Tekanan Harga Nikel Bayangi Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tekanan Harga Nikel Bayangi Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)

Cash cost yang rendah jadi bantalan bagi kinerja PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) hingga akhir tahun 2026

Valuasi Sudah Mahal, Saham BUVA Kini Terdongkrak Sentimen Rights Issue Jumbo
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Valuasi Sudah Mahal, Saham BUVA Kini Terdongkrak Sentimen Rights Issue Jumbo

Diversifikasi memang dapat mengurangi ketergantungan BUVA terhadap pendapatan kamar, tetapi sekaligus menambah risiko operasional.

Margin Bunga Tergerus di Saat Kredit Kian Ekspansif
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 05:40 WIB

Margin Bunga Tergerus di Saat Kredit Kian Ekspansif

Ekspansi kredit belum mampu mengangkat margin bunga perbankan. Biaya dana yang tinggi justru membuat NIM terus tergerus.

INDEKS BERITA