Harga Saham BBCA Mulai Rebound Usai Dilanda Aksi Jual Besar-besaran Investor Asing

Senin, 15 September 2025 | 08:22 WIB
Harga Saham BBCA Mulai Rebound Usai Dilanda Aksi Jual Besar-besaran Investor Asing
[ILUSTRASI. Dari kiri: EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn, Direktur BCA Haryanto T. Budiman, dan EVP Wealth Management BCA Indrawan B. saat  pemaparan rencana BCA Wealth Summit 2025 di Jakarta, Rabu (10/9/2025). Bank Central Asia kembali menggelar BCA Wealth Summit pada 17-18 September 2025 untuk memberikan inspirasi dan edukasi terkait pengelolaan kekayaan jangka panjang, sekaligus memperkenalkan ragam solusi investasi maupun proteksi kepada nasabah. KONTAN/Baihaki]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dijual investor asing dalam sebulan terakhir. Pada periode 13 Agustus 2025-12 September 2025, nilai jual bersih asing alias net foreign sell di BBCA mencapai Rp 9,57 triliun di seluruh pasar.

Hal ini membuat harga BBCA dalam sebulan ke belakang terkoreksi -7,31% ke Rp 7.925 per perdagangan Jumat (12/9). Sebelumnya, BBCA sempat menyentuh level terendah tiga bulan terakhir di Rp 7.475 pada 9 September 2025.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pengembangan SPKLU Masih Belum Merata
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Pengembangan SPKLU Masih Belum Merata

Jika persoalan SPKLU tidak segera diatasi, kendaraan elektrifikasi lain seperti HEV, PHEV dan REEV berpotensi semakin diminati masyarakat.

Rupiah yang Sudah Keok Semakin Terpojok
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Rupiah yang Sudah Keok Semakin Terpojok

Dolar Amerika Serikat (AS) yang perkasa dan kenaikan yield global bisa menekan nilai tukar rupiah lebih dalam 

AUTO Memperkuat Brand Aspira di Ajang MotoGP
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:49 WIB

AUTO Memperkuat Brand Aspira di Ajang MotoGP

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) terus memperluas jangkauan pasar produk Aspira di tengah komunitas otomotif. 

INTA Mengerek Kontribusi Lini Persewaan
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:45 WIB

INTA Mengerek Kontribusi Lini Persewaan

Di tengah penurunan penjualan alat berat, bisnis persewaan alat berat dan truk PT Intraco Penta Tbk (INTA) justru positif.

Siloam Menambah Rumah Sakit
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Siloam Menambah Rumah Sakit

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) gencar melaksanakan ekspansi anorganik pada tahun 2026.

Transaksi Kripto Domestik Terangkat Sentimen Global
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Transaksi Kripto Domestik Terangkat Sentimen Global

OJK mencatat nilai transaksi aset kripto pada Agustus 2026 sebesar Rp 23,16 triliun, meningkat 12,87% secara bulanan.

Nilai Dividen Tinggi, Tapi Imbal Hasil Mini
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:32 WIB

Nilai Dividen Tinggi, Tapi Imbal Hasil Mini

Beberapa emiten bakal membayar dividen interim tahun 2026. Namun, rata-rata yield dividen interim yang akan dibayar emiten bulan ini di bawah 5%​.

Genjot Kinerja Operasional, PSSI Tambah 6 Kapal Baru
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Genjot Kinerja Operasional, PSSI Tambah 6 Kapal Baru

Penambahan kapal baru ditujukan untuk mendukung kegiatan pengangkutan kargo curah kering (dry bulk) dan kebutuhan operasional pelanggan

Ruang Penguatan Masih Ada
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Ruang Penguatan Masih Ada

 Tren positif IHSG berpotensi berlanjut seiring dukungan faktor teknikal dan sentimen eksternal yang sedang bersahabat.

Kapasitas Produksi Membaik, Prospek Emiten EBT Ciamik
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:25 WIB

Kapasitas Produksi Membaik, Prospek Emiten EBT Ciamik

Prospek sektor EBT hingga akhir 2026 dan pada 2027 masih positif. Prospek ini ditopang kebutuhan listrik yang meningkat dan transisi energi.​

INDEKS BERITA

Terpopuler