Harga Saham Dinilai Tak Sesuai Kinerja, Saratoga Bakal Buyback Saham SRTG

Selasa, 04 April 2023 | 19:42 WIB
Harga Saham Dinilai Tak Sesuai Kinerja, Saratoga Bakal Buyback Saham SRTG
[ILUSTRASI. Logo PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Setahun terakhir harga saham SRTG berada dalam tekanan. DOK/SRTG]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Koreksi harga saham SRTG yang sudah berlangsung sejak sekitar setahun terakhir rupanya mendorong manajemen PT Saratoga Investama Sedaya Tbk mengambil keputusan penting.

Perusahaan investasi milik Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Salahuddin Uno itu berencana menggelar buyback saham SRTG.

Buyback saham SRTG akan digelar setelah Saratoga memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 15 Mei 2023. Periode buyback akan berlangsung hingga RUPS Tahunan selanjutnya yang akan diadakan selambat-lambatnya pada 30 Juni 2024.

Baca Juga: Anak Usaha Harita (NCKL) Patok Harga IPO Rp 1.250, Saham yang Dilepas Lebih Sedikit

Demi kepentingan agenda pembelian kembali saham yang beredar di pasar, Saratoga menyiapkan anggaran sebanyak-banyaknya Rp 150 miliar. Ini sudah termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lain yang terkait.

Sementara perkiraan jumlah saham yang akan dibeli kembali sebanyak-banyaknya 0,36% dari modal disetor perseroan atau maksimum 50 juta saham.

Merujuk pengumuman Saratoga yang dipublikasikan di Harian KONTAN Edisi Selasa, 4 April 2023, setidaknya ada dua pertimbangan dilakukannya buyback saham SRTG.

Pertimbangan utama dalam melakukan buyback adalah sehubungan dengan pelaksanaan Program Insentif Jangka Panjang kepada karyawan Saratoga.

"Selain itu Perseroan memandang bahwa harga pasar saham SRTG saat ini belum mencerminkan nilai/kinerja Perseroan yang sesungguhnya, walaupun Perseroan telah menunjukkan kinerja yang bagus," tulis manajemen Saratoga.

Baca Juga: Saham Saratoga (SRTG) Masih Terkoreksi, Valuasi Makin Murah Sudah Saatnya Dicermati?

Walhasil, dengan alasan tersebut Saratoga berupaya memiliki fleksibilitas yang memungkinkan Perseroan memiliki mekanisme untuk menjaga stabilitas harga pasar saham SRTG agar lebih mencerminkan nilai/kinerja Perseroan.

Buyback saham SRTG akan dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Manajemen Saratoga telah menunjuk Indo Premier Sekuritas untuk melakukan buyback tersebut.

Harga saham SRTG sempat menyentuh level Rp 1.900 per saham pada 15 Maret 2023. Ini merupakan posisi harga terendah sejak Oktober 2021.

Pada penutupan perdagangan Senin (4/4) harga saham SRTG sudah beranjak ke Rp 2.010 per saham.

 

 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Jangan Serakah Serok Beli Saham dan Panic Sell Berlebihan
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:53 WIB

Jangan Serakah Serok Beli Saham dan Panic Sell Berlebihan

Dengan kondisi pasar saham yang memerah, bagaimana saran keputusan investasi saat ini?              

Bencana dan Relevansi Instrumen Pembayaran
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Bencana dan Relevansi Instrumen Pembayaran

Preferensi masyarakat terhadap pembayaran tunai banyak dipengaruhi oleh kenyamanan dan kemudahan yang dirasakan.

Meredam Inflasi
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Meredam Inflasi

Masalahnya, lonjakan harga pangan semakin menjadi persoalan, karena terjadi saat daya beli masyarakat masih melemah.

BPJS Disuntik Dana Rp 20 Triliun: Efek ke Kinerja MIKA, SILO, dan HEAL Tak Serupa
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:57 WIB

BPJS Disuntik Dana Rp 20 Triliun: Efek ke Kinerja MIKA, SILO, dan HEAL Tak Serupa

Perbedaan porsi pasien jadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor dalam menilai potensi dampak tambahan dana BPJS Kesehatan.

Analisis Kinerja & Saham PWON: Marketing Sales Turun namun Tertolong Recurring Income
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Analisis Kinerja & Saham PWON: Marketing Sales Turun namun Tertolong Recurring Income

Keberlanjutan insentif PPN DTP dan stabilitas suku bunga sebagai faktor yang dapat mendorong pemulihan permintaan properti.

Mengukur Efek Volatilitas Harga Minyak Dunia ke Saham MEDC, ENRG, dan RATU
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:58 WIB

Mengukur Efek Volatilitas Harga Minyak Dunia ke Saham MEDC, ENRG, dan RATU

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menjadi emiten yang paling langsung terpapar pergerakan harga minyak.

Peluang dan Risiko Saham Valuasi Rendah
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Peluang dan Risiko Saham Valuasi Rendah

Tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuat sejumlah saham kini diperdagangkan dengan price to earnings ratio (PER) di bawah rata-rata. 

Paradoks Saham DSSA: Saat Minat Asing Bertabrakan dengan Tipisnya Order Book di Pasar
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:14 WIB

Paradoks Saham DSSA: Saat Minat Asing Bertabrakan dengan Tipisnya Order Book di Pasar

Volatilitas DSSA cenderung lebih tinggi dibandingkan saham berkapitalisasi besar lain yang punya basis pemegang saham lebih luas.

Efek Kredit Rakyat Rp 400 Triliun Diramal Terbatas
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Efek Kredit Rakyat Rp 400 Triliun Diramal Terbatas

Secara nominal, kredit Rp 400 triliun setara sekitar 1,5% dari produk domestik bruto (PDB)          

Kinerja Bukalapak Kembali Keok, Penurunan Investasi Menjadi Biang Kerok
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Kinerja Bukalapak Kembali Keok, Penurunan Investasi Menjadi Biang Kerok

Kerugian investasi menekan kinerja PT Bukalapak.com (BUKA), hingga berbalik mencatatkan rugi bersih.

INDEKS BERITA

Terpopuler