Harga Saham Metro Healthcare (CARE) Terus Melejit, Sayang Valuasinya Kurang Menarik

Senin, 30 Maret 2020 | 12:11 WIB
Harga Saham Metro Healthcare (CARE) Terus Melejit, Sayang Valuasinya Kurang Menarik
[ILUSTRASI. Rumah Sakit Metro Hospitals Cikupa yang dimiliki PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) di Tangerang. Harga saham CARE terus melejit usai IPO pada 13 Maret 2020. DOK/CARE]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keputusan PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) untuk tetap melangsungkan initial public offering (IPO) di saat pandemi virus corona sejauh ini cukup sukses.

Indikasinya paling tidak terlihat dari kenaikan harga saham emiten jaringan rumahsakit (RS) Metro Hospital tersebut.

CARE listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Maret 2020 dengan harga perdana Rp 103 per saham.

Hingga penutupan perdagangan sesi I Senin (30/3) harga sahamnya sudah menguat 169,9% ke Rp 278 per saham.

Meski demikian, kenaikan harga saham tersebut bukanlah sinyal valuasi CARE memang menarik.

Emiten yang sudah mengelola tujuh RS tersebut sejatinya masih dirundung rugi.

Merujuk pemberitaan KONTAN sebelumnya, Henry Kembaren, Direktur Utama PT Metro Healthcare Indonesia Tbk menyebut, tahun lalu perusahaannya masih merugi Rp 33 miliar.

Sementara untuk 2020, manajemen CARE menargetkan bisa meraup laba bersih Rp 15 miliar.

Baca Juga: Metro Healthcare Indonesia menargetkan pertumbuhan pendapatan 31,22%

Berpatokan pada proyeksi tersebut, price to earning ratio (PER) 2019 CARE di harga Rp 278 ada di -280,81 kali.

Sementara PER 2020 CARE dengan asumsi laba bersih Rp 15 miliar ada di sekitar level 617,78 kali.

Sebagai perbandingan, PER 2019 PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) jika disetahunkan ada di 137,41 kali.

Sedangkan PER 2019 PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) jika disetahunkan ada di 35,95 kali.

Saham emiten pengelola RS yang valuasinya paling murah adalah PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), lantaran PER 2019 nya ada di 21,85 kali.

Baca Juga: Tak Ikutan Panik Gegara Corona, Dua Direktur RS Hermina Rajin Borong Saham HEAL

Bagikan

Berita Terbaru

Di Balik Rencana Arsari Kibarkan Bisnis Digital
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:51 WIB

Di Balik Rencana Arsari Kibarkan Bisnis Digital

Saat ekonomi global sarat tantangan, Arsari Group justru tancap gas untuk membangun bisnis infrastruktur digital.

 
Peta Baru Bisnis Teh usai Peracik Sariwangi Berganti
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:48 WIB

Peta Baru Bisnis Teh usai Peracik Sariwangi Berganti

Pergantian kepemilikan merek teh Sariwangi akan menandai babak baru industri teh Indonesia, di tengah ketatnya persaingan.

 
Peluang Cuan Padel: Pengusaha Raup Untung dari Jasa Sewa Raket Premium
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:44 WIB

Peluang Cuan Padel: Pengusaha Raup Untung dari Jasa Sewa Raket Premium

Olahraga padel tak hanya bikin sehat dan bikin dompet tebal. Setelah ramai sewa lapangan padel, kini ramai jasa penyewa.

Luka Etika Demokrasi
| Minggu, 18 Januari 2026 | 12:42 WIB

Luka Etika Demokrasi

Ingatan kolektif masyarakat Indonesia pendek dan kerap bekerja selektif. Peristiwa besar yang sempat mengguncang ruang publik perlahan pudar.

Utang Luar Negeri Dalam Tren Menurun
| Minggu, 18 Januari 2026 | 10:00 WIB

Utang Luar Negeri Dalam Tren Menurun

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), per akhir November 2025, ULN sebesar US$ 424,9 miliar, turun berturut-turut sejak Juni 2025.

Investasi Asing Tertahan, Domestik Jadi Bantalan
| Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00 WIB

Investasi Asing Tertahan, Domestik Jadi Bantalan

Realisasi investasi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 1.931,2 triliun, atau tumbuh 12,7% secara tahunan.

Punya Cuan Menarik, Investasi Jam Tangan Mewah Masih Diminati
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:17 WIB

Punya Cuan Menarik, Investasi Jam Tangan Mewah Masih Diminati

Minat untuk mengoleksi hingga investasi menjaga permintaan atas investasi jam tangan mewah di Indonesia

CYBR Akan Memperluas Jangkauan Pasar Keamanan Siber
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:13 WIB

CYBR Akan Memperluas Jangkauan Pasar Keamanan Siber

PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) membidik pendapatan lebih kuat dengan memperluas jangkauan ke berbagai negara

Prospek Bank Digital 2026: Kredit Diproyeksi tumbuh 11%, Sementara Laba Naik 5%
| Minggu, 18 Januari 2026 | 06:04 WIB

Prospek Bank Digital 2026: Kredit Diproyeksi tumbuh 11%, Sementara Laba Naik 5%

Sejumlah emiten bank digital mulai mencatatkan kenaikan harga disertai peningkatan volume transaksi, menandakan adanya akumulasi jangka pendek.

Halo Jane (HALO) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit
| Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:10 WIB

Halo Jane (HALO) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit

Manajemen HALO menjalankan strategi efisiensi biaya secara berkelanjutan, khususnya pada cost of production

INDEKS BERITA

Terpopuler