Hensel Davest Indonesia Tetapkan Harga Saham IPO di Batas Atas, Rp 525 per Saham

Jumat, 28 Juni 2019 | 21:00 WIB
Hensel Davest Indonesia Tetapkan Harga Saham IPO di Batas Atas, Rp 525 per Saham
[]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) merilis surat pernyataan penawaran umum perdana saham atawa initial public offering (IPO) PT Hensel Davest Indonesia Tbk, Jumat (28/6). Lewat situsnya, KSEI menyebutkan harga penawaran saham IPO Hensel Davest Indonesia berada di posisi Rp 525 per saham.

Ini merupakan harga penawaran tertinggi, pada saat book building yang ada di kisaran Rp 396 hingga Rp 525 per saham. Lewat rencana melepas 381.170.000 saham ke publik, artinya Hensel Davest Indonesia mengincar dana perolehan IPO hingga Rp 200,11 miliar.

Rencana IPO Hensel Davest Indonesia telah memperoleh izin efektif pada tanggal 27 Juni 2019. Masa penawaran umum IPO Hensel Davest Indonesia akan berlangsung sejak 1 hingga 5 Juli, yang kemudian diikuti dengan proses penjatahan pada 9 Juli.

Manajemen Hensel Davest Indonesia berharap pencatatan saham perusahaannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat berlangsung pada 12 Juli.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana efek adalah PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Hensel Davest Indonesia berencana menggunakan sebagian besar dana hasil IPO untuk meningkatkan modal kerja salah satu produk teknologi finansialnya yang bernama Davetpay.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Paradoks Ekspor Satu Pintu
| Kamis, 11 Juni 2026 | 04:34 WIB

Paradoks Ekspor Satu Pintu

Negara tetap perlu hadir, tapi perannya diposisikan pada penetapan standar dan pengawasan, bukan sebagai satu-satunya saluran rantai pasok ekspor.

Penurunan Profitabilitas Mengikis Permodalan LKM
| Kamis, 11 Juni 2026 | 04:30 WIB

Penurunan Profitabilitas Mengikis Permodalan LKM

Penurunan ekuitas LKM dipengaruhi oleh kerugian yang masih dialami sebagian pelaku usaha, sehingga lambat laun mengikis permodalan.

Menakar Imbas Kenaikan BI-Rate ke Suku Bunga Kredit, Akankah Cicilan Makin Mahal?
| Rabu, 10 Juni 2026 | 16:20 WIB

Menakar Imbas Kenaikan BI-Rate ke Suku Bunga Kredit, Akankah Cicilan Makin Mahal?

Tujuan utama BI saat ini adalah menahan tekanan rupiah, menjaga ekspektasi inflasi, dan menarik kembali dana asing ke aset rupiah.

Dapat Restu RUPST, DSNG Tebar Dividen Rp 498 Miliar
| Rabu, 10 Juni 2026 | 12:48 WIB

Dapat Restu RUPST, DSNG Tebar Dividen Rp 498 Miliar

Pembagian dividen ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang digelar DSNG pada Selasa (9/6). ​

Minta Restu RUPSLB, LOPI Berencana Private Placement
| Rabu, 10 Juni 2026 | 12:45 WIB

Minta Restu RUPSLB, LOPI Berencana Private Placement

Dalam private placement, PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) akan menerbitkan saham baru maksimal 110 juta saham.

Pradiksi Gunatama (PGUN) Incar Pertumbuhan Laba dan Siap Memenuhi Free Float
| Rabu, 10 Juni 2026 | 12:39 WIB

Pradiksi Gunatama (PGUN) Incar Pertumbuhan Laba dan Siap Memenuhi Free Float

PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) membidik pertumbuhan kinerja di tahun 2026. PGUN juga bersiap memenuhi batas minimum free float.

Menilik Efek Dibentuknya Badan Ekspor ke Emiten Logistik Komoditas
| Rabu, 10 Juni 2026 | 10:00 WIB

Menilik Efek Dibentuknya Badan Ekspor ke Emiten Logistik Komoditas

Sebagai badan yang akan mengkoordinasi ekspor batubara, CPO dan ferro alloy, DSI akan memanfaatkan infrastruktur logistik yang terintegrasi.

Investasi Bisnis Berjalan Lancar, Kinerja Energi Mega Persada (ENRG) Moncer
| Rabu, 10 Juni 2026 | 09:50 WIB

Investasi Bisnis Berjalan Lancar, Kinerja Energi Mega Persada (ENRG) Moncer

Realisasi kinerja kuartal I-2026 mencerminkan kondisi portofolio yang dikelola oleh PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG )berjalan dengan baik.

Saham Emiten Bahan Baku Masih Layu
| Rabu, 10 Juni 2026 | 09:45 WIB

Saham Emiten Bahan Baku Masih Layu

Penurunan harga saham emiten bahan baku jadi bandul pemberat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Utang Negara dan Ujian Keberlanjutan
| Rabu, 10 Juni 2026 | 09:38 WIB

Utang Negara dan Ujian Keberlanjutan

Dalam fiskal, bahaya sering tidak datang seperti badai yang menghantam tiba-tiba. Ia datang seperti rembesan air di dinding rumah kita.

INDEKS BERITA