Pemimpin Itu Episentrum

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:10 WIB
Pemimpin Itu Episentrum
[ILUSTRASI. Tedy Gumilar (KONTAN/Indra Surya)]
Tedy Gumilar | Senior Editor

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di ranah apa saja, seorang pemimpin ibarat sebuah episentrum. Apapun yang memancar darinya, baik tindakan, rumusan kebijakan, maupun tutur kata, akan berdampak langsung pada lingkungan di sekitarnya. Ketika ditarik ke dalam ranah bernegara, getarannya tak bisa dianggap main-main, karena ia adalah penentu nasib dan arah hidup ratusan juta nyawa. 

Mengingat besarnya pertaruhan tersebut, kebijaksanaan adalah syarat mutlak, bukan sekadar pelengkap. Setiap kebijakan yang lahir haruslah buah dari perencanaan yang matang, berbasis data faktual yang terukur, dan melalui kalkulasi risiko yang komprehensif.

Lebih jauh lagi, setiap kata yang keluar dari mulutnya adalah kebijakan dan panduan bagi setiap jajarannya. Ia mesti menyadari posisinya tak setara pengamat kelas warung kopi yang bisa seenak perut melempar opini secara emosional dan tanpa menanggung konsekuensi yang luas.

Pemimpin juga tak selayaknya bersikap reaktif, tapi ia juga haram melakukan simplifikasi masalah. Menyederhanakan atau menganggap enteng suatu masalah tidak hanya naif tetapi juga sangat berbahaya. Sebab, hal itu menunjukkan ketidakpedulian, arogansi, dan alienasi yang fatal antara pucuk pimpinan dengan realitas yang dihadapi orang-orang di akar rumput.

Di saat bersamaan, seorang pemimpin tentu wajib memiliki ambisi yang konstruktif bukan ambisi buta yang dibangun di atas fondasi egosentris. Ia tetap harus berkaca pada keadaan, sehingga saat kondisi tak mendukung, mestinya berani melakukan penyesuaian. Ini tidak ada urusannya dengan menjilat ludah sendiri tapi menandakan sosok pemimpin yang rasional, adaptif, dan tahu diri.

Tidak kalah krusialnya, seorang pemimpin pantang bersikap anti-kritik. Suara dan sikap yang bertentangan jangan dipandang sebagai pembangkangan atau ketidaksukaan subjektif tanpa dasar. Suara-suara yang dianggap sumbang itu sesungguhnya adalah pengingat paling jujur yang berlandaskan kepedulian dan rasa sayang. Di sisi lain, suara orang-orang di lingkaran dalam seringkali meninabobokan namun sarat kepentingan mengamankan muka dan jabatan.

Pada akhirnya, sejarah akan mencatat, ketika sang nakhoda justru sibuk melubangi lambung kapalnya sendiri lewat arogansi dan keengganan untuk melihat realitas, maka seluruh penumpang harus bersiap tenggelam diterkam badai yang ia ciptakan sendiri.

Bagikan

Berita Terbaru

Pelemahan Rupiah Sepanjang Masa, Efek Gulirnya Membebani Biaya Hidup Masyarakat
| Rabu, 20 Mei 2026 | 10:00 WIB

Pelemahan Rupiah Sepanjang Masa, Efek Gulirnya Membebani Biaya Hidup Masyarakat

Level kritis yang terus ditembus tiap harinya, bahkan sempat mengundang kekhawatiran publik akan terulangnya krisis 1998 silam.

Peta Market Cap Berubah Total: Saham Perbankan Kuasai Lagi Bursa!
| Rabu, 20 Mei 2026 | 08:34 WIB

Peta Market Cap Berubah Total: Saham Perbankan Kuasai Lagi Bursa!

Market cap BEI anjlok Rp4.900 triliun sejak awal 2026. Saham perbankan kini mendominasi lagi. Simak daftar saham top 10 terbaru

Cari Aman di Saham Fundamental Kuat
| Rabu, 20 Mei 2026 | 08:04 WIB

Cari Aman di Saham Fundamental Kuat

Investor rotasi ke saham fundamental kuat saat rupiah melemah. Cek saham pilihan dan kapan waktu masuk ideal.

Dipimpin Alexander Ramlie, Dhilmar Akuisisi Tambang di Australia Rp 63 Triliun
| Rabu, 20 Mei 2026 | 08:00 WIB

Dipimpin Alexander Ramlie, Dhilmar Akuisisi Tambang di Australia Rp 63 Triliun

CEO Dhilmar Limited, Alexander Ramlie, adalah warga negara Indonesia yang juga menjabat komisaris PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Rupiah Terus Melemah dan Bitcoin Turun, Altcoin Justru Naik
| Rabu, 20 Mei 2026 | 07:29 WIB

Rupiah Terus Melemah dan Bitcoin Turun, Altcoin Justru Naik

Rupiah terlemah sepanjang sejarah, Bitcoin melemah ke US$ 75.000. Cek potensi kerugian investor lokal di tengah gejolak ini.

Menanti Keputusan RDG BI, Begini Efek Kenaikan Suku Bunga Ke Pasar Keuangan Domestik
| Rabu, 20 Mei 2026 | 07:17 WIB

Menanti Keputusan RDG BI, Begini Efek Kenaikan Suku Bunga Ke Pasar Keuangan Domestik

Perbaikan fiscal credibility dan kedisiplinan anggaran menjadi penting karena investor mempertimbangkan risiko fiskal.

Potongan Komisi Ojol Dipangkas, GOTO Berhitung Ulang
| Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Potongan Komisi Ojol Dipangkas, GOTO Berhitung Ulang

Komisi driver ojol naik jadi 92% setelah Perpres baru. GOTO hentikan GoRide Hemat, siapkan strategi baru. Simak dampak lengkapnya!

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk, Pasar Saham Terjun Bebas, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:53 WIB

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk, Pasar Saham Terjun Bebas, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini

Bank Indonesia berpotensi naikkan suku bunga 25 basis poin. Keputusan ini bisa berdampak pada pasar saham.

 Bank Digital Pacu Pengguna Aktif Agar Terus Cuan
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:40 WIB

Bank Digital Pacu Pengguna Aktif Agar Terus Cuan

​Bank digital mencatat lonjakan nasabah, tetapi kini fokus utama bergeser ke bagaimana membuat pengguna lebih aktif bertransaksi

Haji Isam Effect, Saham PACK Terbang Melawan Arus IHSG yang Terjungkal Berulang Kali
| Rabu, 20 Mei 2026 | 06:35 WIB

Haji Isam Effect, Saham PACK Terbang Melawan Arus IHSG yang Terjungkal Berulang Kali

Pola kenaikan tajam harga saham setelah masuknya Haji Isam sebelumnya juga terjadi pada PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE).

INDEKS BERITA

Terpopuler