Paradoks Fiskal Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 | 04:30 WIB
Paradoks Fiskal Indonesia
[ILUSTRASI. APBN defisit Rp164,4 triliun April 2026 (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)]
Anthony Budiawan | Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi fiskal Indonesia semakin memprihatinkan. Keuangan negara terus melemah. Rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) turun tajam, hanya mencapai 9,3% pada triwulan I-2026, terendah di antara negara-negara ASEAN-7. Di sisi lain, pembayaran bunga utang negara terus melonjak, mencapai 25,1% terhadap penerimaan negara. Angka ini sangat tinggi dan sudah masuk kategori yang membahayakan keberlanjutan fiskal. 

Siapa pun yang melihat rasio-rasio tersebut secara jernih akan mengatakan bahwa fiskal Indonesia sedang tidak sehat. Tetapi, hal ini tampaknya tidak berlaku bagi pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berulang kali menyatakan bahwa keuangan Indonesia sehat dan kuat: "uang kita banyak". Narasi seperti ini tidak membantu sama sekali. Bahkan, narasi tersebut dapat menimbulkan antipati publik, karena pemerintah terlihat tidak menyampaikan informasi sesuai fakta, alias disinformasi. Dalam pengertian yang lebih keras, hal itu dapat dipandang sebagai bentuk pembohongan publik. Pemerintah perlu waspada: publik bukan makhluk naif yang dapat diberi disinformasi secara terang-terangan. Ini paradoks pertama.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Leasing Susun Siasat Menjaga Biaya Dana
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:35 WIB

Leasing Susun Siasat Menjaga Biaya Dana

Pergerakan suku bunga akan memengaruhi biaya pendanaan multifinance, yang hingga kini masih banyak bergantung pada sektor perbankan.

Koreksi Rupiah Mengerek Biaya Produksi Pertanian
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:30 WIB

Koreksi Rupiah Mengerek Biaya Produksi Pertanian

Dampak pelemahan rupiah sudah mulai terasa lewat kenaikan harga untuk produk-produk pendukung pertanian.

Data Fiskal Membaik, Tapi Risiko Tetap Mengintai
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:30 WIB

Data Fiskal Membaik, Tapi Risiko Tetap Mengintai

Defisit APBN mengecil, namun tekanan akibat subsidi energi masih terus membayangi.                      

Produksi Batubara 229 Juta Ton di Kuartal I 2026
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:25 WIB

Produksi Batubara 229 Juta Ton di Kuartal I 2026

Jumlah tersebut setara 38,17% dari target pemerintah yang membatasi produksi batubara di sepanjang 2026 di level 600 juta ton.​

Mitra Angksa sejahtera (BAUT) Bidik Penjualan Tumbuh 30%
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:20 WIB

Mitra Angksa sejahtera (BAUT) Bidik Penjualan Tumbuh 30%

Manajemen BAUT akan mengidentifikasi dan mengeksekusi proyek-proyek strategis guna mendorong pertumbuhan pendapatan yang berkualitas.

Ancaman Mengadang Jika BI Mengerek Bunga Acuan
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:15 WIB

Ancaman Mengadang Jika BI Mengerek Bunga Acuan

Kenaikan BI rate diproyeksi bisa menekan harga obligasi, sebabkan capital loss. Investor perlu tahu selisih yield yang mengintai.

Melindungi Pekerja dan Menjaga Dunia Usaha
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:15 WIB

Melindungi Pekerja dan Menjaga Dunia Usaha

Penyusunan Rancangan Undang Undang (RUU) Ketenagakerjaan mesti memberikan kepastian usaha dan perlindungan pekerja.

Menyulap Tumpukan Sampah Menjadi Energi
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:10 WIB

Menyulap Tumpukan Sampah Menjadi Energi

Pemerintah bakal menggunakan dua teknologi yakni pirolisis dan incinerator untuk menghasilkan energi dari sampah.

IHSG Anjlok 6 Hari Berturut, Masih Adakah Peluang Cuan Hari Ini (20/5)?
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:00 WIB

IHSG Anjlok 6 Hari Berturut, Masih Adakah Peluang Cuan Hari Ini (20/5)?

IHSG mengakumulasi pelemahan 8,59% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG sudah anjlok 26,32%.

Intervensi Obligasi Bebani Fiskal Negara
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:00 WIB

Intervensi Obligasi Bebani Fiskal Negara

Pemerintah siapkan Rp 2 triliun/hari untuk intervensi obligasi. Namun, pakar khawatir beban fiskal membesar. Temukan dampaknya!

INDEKS BERITA