IHSG dibuka menguat di awal perdagangan Rabu (28/8) hari ini

Rabu, 28 Agustus 2019 | 09:14 WIB
IHSG dibuka menguat di awal perdagangan Rabu (28/8) hari ini
[ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia]
Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di awal perdagangan Rabu (28/8) hari ini. Pukul 09.05 WIB, IHSG menguat 24,60 poin atau 0,40% ke 6,302,61. 

Sebanyak 141 saham naik, 51 saham turun dan 113 saham tak bergerak.

Sembilan sektor menopang kenaikan IHSG. Sedangkan satu sektor yakni sektor perkebunan tergelincir ke zona merah dengan penurunan 0,01%.

Sektor-sektor dengan penguatan terbesar adalah industri dasar yang naik 1,14%, sektor manufaktur yang naik 0,70% dan sektor aneka industri yang naik 0,62%.

Baca Juga: IHSG Menghijau, Ini 10 saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah (27/8)

Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 1,55 miliar saham dengan total nilai Rp 387,96 miliar.

Top gainers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (7,43%)
2. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) (2,46%)
3. PT Medco Energi International Tbk (MEDC) (2,07%)

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

1. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) (-0,81%)
2. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) (-0,78%)
3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) (-0,50%)

Investor asing  mencatatkan penjualan bersih Rp 28,74 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 11,9 miliar, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TOWR) Rp 11,6 miliar, dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 3,2 miliar.

Bagikan

Berita Terbaru

Sisihkan Laba 2025, Emiten Prajogo Pangestu Ini Menebar Dividen Hingga US$ 50 Juta
| Jumat, 15 Mei 2026 | 07:46 WIB

Sisihkan Laba 2025, Emiten Prajogo Pangestu Ini Menebar Dividen Hingga US$ 50 Juta

Chandra Asri (TPIA) resmi menyetujui pembagian dividen final US$30 juta dari laba 2025. Cek jadwal dan potensi keuntungan.

Panda Bond Butuh Kepercayaan Investor
| Jumat, 15 Mei 2026 | 07:19 WIB

Panda Bond Butuh Kepercayaan Investor

Pemerintah akan menerbitkan surat utang berdenominasi yuan di pasar keuangan China alias Panda Bond pada Juni 2026 

Biaya Stabilisasi Rupiah Berisiko Makin Mahal
| Jumat, 15 Mei 2026 | 07:09 WIB

Biaya Stabilisasi Rupiah Berisiko Makin Mahal

Outstanding SRBI mencapai Rp 957 triliun dengan porsi kepemilikan asing naik menjadi 20%            

Strategi Investasi Emas: Jangka Pendek & Panjang, Mana Pilihan Anda?
| Jumat, 15 Mei 2026 | 06:55 WIB

Strategi Investasi Emas: Jangka Pendek & Panjang, Mana Pilihan Anda?

Permintaan emas batangan dan koin global melonjak 42% di Q1-2026. Ketahui faktor utama di balik tren ini dan potensi keuntungan investasi Anda

Proyeksi Bursa Asia di Tengah Ancaman Volatilitas dan Suku Bunga Amerika
| Jumat, 15 Mei 2026 | 06:48 WIB

Proyeksi Bursa Asia di Tengah Ancaman Volatilitas dan Suku Bunga Amerika

Pasar saham Asia kembali dibayangi volatilitas. Optimisme AI tak cukup menahan tekanan global, terutama dari suku bunga tinggi AS.

Pendapatan Berulang Jadi Penopang Kinerja Pakuwon Jati (PWON)
| Jumat, 15 Mei 2026 | 06:45 WIB

Pendapatan Berulang Jadi Penopang Kinerja Pakuwon Jati (PWON)

Pendapatan berulang PWON jadi kunci utama. Temukan strategi ekspansi Rp 2,2 T dan proyeksi pertumbuhan laba hingga 2028.

Pertumbuhan 5,61%
| Jumat, 15 Mei 2026 | 06:10 WIB

Pertumbuhan 5,61%

Efek lain pertumbuhan ekonomi tinggi pada kuartal pertama pertama tahun ini, nilai tukar rupiah justru tumbang.

Nasib Rupiah: Pertemuan Xi-Trump Jadi Penentu Arah Selanjutnya
| Jumat, 15 Mei 2026 | 06:00 WIB

Nasib Rupiah: Pertemuan Xi-Trump Jadi Penentu Arah Selanjutnya

Rupiah melemah 0,3% ke Rp 17.529 per dolar AS pada Kamis (14/5). Ketahui proyeksi pergerakan rupiah Senin (18/5).

Saham Pilihan Pemberi Cuan Semakin Tertekan
| Jumat, 15 Mei 2026 | 05:45 WIB

Saham Pilihan Pemberi Cuan Semakin Tertekan

Indeks MSCI mendepak keluar saham-saham asal BEI dari konstituennya. Indeks FTSE Russell juga memberikan sinyal menghapus saham HSC. ​

DHE SDA Dongkrak Likuiditas Himbara Besar
| Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30 WIB

DHE SDA Dongkrak Likuiditas Himbara Besar

Mulai 1 Juni 2026, 100% DHE SDA wajib parkir di Himbara. Bank Mandiri dan BSI siap, tapi ada potensi risiko likuiditas jika salah kelola. 

INDEKS BERITA

Terpopuler