IHSG Menghijau, Ini 10 saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah (27/8)

Rabu, 28 Agustus 2019 | 08:24 WIB
IHSG Menghijau, Ini 10 saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah (27/8)
[ILUSTRASI. Ini 10 saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah.]
Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau, berikut daftar 10 saham LQ45 dengan price earning ratio (PER) terendah dan tertinggi, setelah penutupan perdagangan 27 Agustus 2019.

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil PER saham, semakin murah saham itu dibanding saham-saham dalam sektor sejenis. Sebaliknya, semakin tinggi PER suatu saham, secara relatif semakin mahal pula saham tersebut dibanding saham lain dalam sektor yang sama.

Baca Juga: IHSG menghijau, tapi dua indeks sektoral malah lesu darah (27/8)

Namun, tentu saja, masih banyak faktor lain yang patut diperhitungkan selain PER sebelum seorang investor mengambil keputusan investasi.

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (26/8) Harga (27/8) PBV PER
LPPF 3.000 3.000 4,93 3,62
SRIL 338 336 0,84 3,86
ADRO 1.120 1.130 0,58 4,31
PTBA 2.410 2.420 1,59 6,13
BSDE 1.375 1.425 0,84 6,57
UNTR 20.125 20.700 1,33 6,82
ITMG 12.000 12.200 1,1 6,88
MNCN 1.280 1.240 1,55 7,65
BBTN 2.150 2.100 0,9 8,5
INKP 6.700 6.750 0,67 8,89
10 Saham LQ45 dengan PER Tertinggi
Kode Harga (26/8) Harga (27/8) PBV PER
BRPT 725 875 2 218,75
TPIA 8.425 8.550 5,99 155,45
SMGR 12.875 12.900 2,4 79,14
EXCL 3.320 3.380 1,94 63,77
INTP 20.425 21.150 3,57 60,78
UNVR 45.875 47.275 71,09 48,79
ANTM 1.030 1.020 1,23 35,17
CTRA 1.160 1.115 1,23 34,84
KLBF 1.620 1.625 4,98 30,09
BBCA 29.950 30.025 4,64 28,79

Sumber: RTI

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Angin Segar Ibu Kota Baru

Bagikan

Berita Terbaru

MBMA Memperkuat Cadangan Nikel
| Selasa, 07 April 2026 | 06:52 WIB

MBMA Memperkuat Cadangan Nikel

Laporan ini menunjukkan kenaikan signifikan dalam sumber daya mineral (mineral resources) dan cadangan bijih (ore reserves).

Pemerintah Menggeber Proyek Gasifikasi Batubara
| Selasa, 07 April 2026 | 06:49 WIB

Pemerintah Menggeber Proyek Gasifikasi Batubara

PT Bukit Asam Tbk merencanakan peletakan batu pertama proyek DME pada tahun ini dengan dukungan Danantara

Pemerintah Ambil Alih Cicilan Koperasi Merah Putih
| Selasa, 07 April 2026 | 06:43 WIB

Pemerintah Ambil Alih Cicilan Koperasi Merah Putih

Perubahan kebijakan ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah dalam percepatan pembangunan koperasi

Ekspansi Bank Digital Masih Tetap Melaju
| Selasa, 07 April 2026 | 06:40 WIB

Ekspansi Bank Digital Masih Tetap Melaju

​Saat kredit perbankan melambat, bank digital justru tancap gas—ekspansi melesat hingga ratusan persen di awal tahun.

Pertahanan IHSG di 7.000 Jebol, Kombinasi Faktor Domestik dan Global Jadi Pemicu
| Selasa, 07 April 2026 | 06:35 WIB

Pertahanan IHSG di 7.000 Jebol, Kombinasi Faktor Domestik dan Global Jadi Pemicu

Kemarin, nilai tukar rupiah terkapar di Rp 17.035 per dolar Amerika Serikat (AS), merosot hampir 2% sejak awal Maret 2026.

Ditopang Ekspansi dan Efisiensi, Laba Bersih Siloam (SILO) Melejit Tinggi
| Selasa, 07 April 2026 | 06:35 WIB

Ditopang Ekspansi dan Efisiensi, Laba Bersih Siloam (SILO) Melejit Tinggi

Kualitas kinerja PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) pada 2025 tergolong baik karena pertumbuhan laba lebih tinggi dibanding pendapatan. 

Perbankan Siaga Hadapi Gejolak Valas
| Selasa, 07 April 2026 | 06:30 WIB

Perbankan Siaga Hadapi Gejolak Valas

​Tekanan rupiah memicu siaga bank: transaksi valas berpotensi melonjak, namun pengetatan aturan justru membayangi likuiditas dan pendapatan.

Gejolak Harga Bahan Baku Bayangi Laba Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) di 2026
| Selasa, 07 April 2026 | 06:30 WIB

Gejolak Harga Bahan Baku Bayangi Laba Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) di 2026

Prospek ICBP di 2026 sangat solid, diprediksi tumbuh 5%-7% didukung program makan gratis. Cari tahu potensi keuntungan sahamnya!

Rupiah Tembus Rp 17.037! Ini Pemicu Pelemahan Terparah
| Selasa, 07 April 2026 | 06:15 WIB

Rupiah Tembus Rp 17.037! Ini Pemicu Pelemahan Terparah

Rupiah melemah ke Rp 17.035 per dolar AS, mencetak rekor terendah baru di Jisdor BI. Kondisi fiskal RI jadi pemicu utama, cek prediksi terbaru

Stabilitas TI Bank Diuji Lonjakan Transaksi Digital
| Selasa, 07 April 2026 | 06:15 WIB

Stabilitas TI Bank Diuji Lonjakan Transaksi Digital

​Di era digital, keandalan sistem TI bank bukan lagi pilihan, sekali terganggu, layanan lumpuh dan kepercayaan nasabah bisa runtuh 

INDEKS BERITA

Terpopuler