IHSG Hijau, tapi 5 Saham LQ45 dengan PER Terendah Masih Merah

Selasa, 29 Oktober 2019 | 08:34 WIB
IHSG Hijau, tapi 5 Saham LQ45 dengan PER Terendah Masih Merah
[ILUSTRASI. Dua karyawan berbincang di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (11/10/2019). IHSG bertambah 13,04 poin (0,21%) dari penutupan sebelumnya, lalu mendarat di angka indeks 6.265,38 (28/10). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.]
Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik pada Senin (28/10). Saat bursa saham tutup lapak, IHSG bertambah 13,04 poin (0,21%) dari penutupan sebelumnya, lalu mendarat di angka indeks 6.265,38.

LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, naik 2,27 poin (0,23%) ke 993,58.

Baca Juga: Sentimen global dan domestik menyokong pergerakan IHSG hari ini

Indeks Kompas100 yang beranggotakan seratus saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar juga menghijau. Indeks terbitan Kompas ini naik 3,09 poin (0,25%), lalu hinggap di 1.261,66.

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (25/10) Harga (28/10) PBV PER
SRIL 296 294 0,74 3,38
LPPF 3.750 3.890 6,4 4,69
ADRO 1.350 1.370 0,7 5,23
BSDE 1.430 1.410 0,83 6,5
PTBA 2.350 2.370 1,57 6,6
UNTR 21.200 21.450 1,38 7,07
ITMG 13.475 13.475 1,22 7,6
MNCN 1.340 1.290 1,61 7,96
BBTN 2.010 1.995 0,86 8,08
BBNI 7.825 7.775 1,2 9,08

Keterangan: merah = turun, hijau = naik, kuning = tak berubah harga.

Sumber: RTI

Price earning ratio (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama.

Baca Juga: IHSG Naik Lagi, Cermati PER 20 Saham LQ45 Ini

Baca Juga: IHSG Rebound, Ini 10 Saham yang Turun Terdalam, Senin (28/10)

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Menanti Hasil FOMC Meeting

Daftar Saham Anggota IHSG Lengkap

Daftar Saham Anggota LQ45 Lengkap

Bagikan

Berita Terbaru

Indonesia-Belarus Sepakati Kerja Sama Jutaan Dolar AS
| Jumat, 03 Juli 2026 | 08:13 WIB

Indonesia-Belarus Sepakati Kerja Sama Jutaan Dolar AS

Komitmen Indonesia dan Belarus dalam memperkuat hubungan bilateral tercermin dari sejumlah dokumen kerja sama yang disepakati

Operasional Kopdes Sesuai Rencana
| Jumat, 03 Juli 2026 | 08:07 WIB

Operasional Kopdes Sesuai Rencana

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pemerintah masih membutuhkan sekitar 30.000 manajer untuk Kopdes Merah Putih

Klaim JKN Tembus 100%, Keberlanjutan Jadi Sorotan
| Jumat, 03 Juli 2026 | 08:02 WIB

Klaim JKN Tembus 100%, Keberlanjutan Jadi Sorotan

Klaim JKN melampaui iuran, BPJS Kesehatan memacu efisiensi dan minta dukungan pemerintah sehingga keberlanjutan program terjaga

Pertamina Dukung Evaluasi Harga LNG untuk Industri
| Jumat, 03 Juli 2026 | 07:56 WIB

Pertamina Dukung Evaluasi Harga LNG untuk Industri

Pada awal pekan ini, pemerintah telah mengumumkan penurunan harga LNG industri menjadi US$ 13 per mmbtu

Skema Take or Pay Menekan Kinerja PLN
| Jumat, 03 Juli 2026 | 07:52 WIB

Skema Take or Pay Menekan Kinerja PLN

Serikat Pekerja PLN (SP PLN) melakukan perlawanan hukum terhadap RUPTL 2025–2034 dengan melayangkan gugatan

Batubara Tambahan untuk Sokong PLN
| Jumat, 03 Juli 2026 | 07:47 WIB

Batubara Tambahan untuk Sokong PLN

Dalam RDP tersebut, Darmawan juga mendapat pertanyaan terkait penyebab pemadaman bergilir yang sempat menghebohkan publik

B50 Bisa Mengerek  Impor Minyak Mentah
| Jumat, 03 Juli 2026 | 07:44 WIB

B50 Bisa Mengerek Impor Minyak Mentah

Pertamina telah mendistribusikan BBM jenis B50 sebanyak 37,92 juta kiloliter ke sejumlah wilayah di Tanah Air

Nilai Tukar Rupiah Melemah Terus, Apa Pemicu Utama Tekanannya?
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:45 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah Terus, Apa Pemicu Utama Tekanannya?

Rupiah melemah 3 hari berturut-turut hingga Rp 17.995 per dolar AS. Peringatan Fitch Ratings dan defisit perdagangan jadi pemicu utama

Investor Reksadana: Ini Kunci Pemulihan di Semester II-2026
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:30 WIB

Investor Reksadana: Ini Kunci Pemulihan di Semester II-2026

Reksadana pasar uang satu-satunya yang cetak return positif 1,87% YTD di tengah tekanan pasar. Temukan alasan dan strateginya

Tahun Ajaran Baru Mengerek Industri Kertas
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:29 WIB

Tahun Ajaran Baru Mengerek Industri Kertas

Permintaan pada periode ini umumnya dapat meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan periode normal.

INDEKS BERITA

Terpopuler