IHSG Menghijau dan Net Buy, Analis Menyodorkan Sejumlah Rekomendasi Saham Hari Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akhirnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menepi ke zona hijau setelah empat hari berturut-turut tertekan. Investor asing juga mencatatkan net buy atau beli bersih sebesar Rp 86,06 miliar di seluruh pasar. Analis memberikan sejumlah rekomendasi saham hari ini.
Ada delapan emiten yang masuk radar ide trading atau investasi, terdiri dari beragam sektor. Berikut rekomendasi saham hari ini yang Kontan sarikan dari beberapa analis.
Surya Citra Media (SCMA)
Harga Rp 160
Rekomendasi : Buy on weakness
Target harga : Rp 180 - Rp 210
Anaiis : Kiswoyo Adi Joe, Reswara Gian Investa
Rekomendasi : Speculative buy
Target harga : Rp 177
Anaiis : William Wibowo, Kanaka Hita Solvera
Berita Terkait
Berita Terbaru
Hore, Bank Mandiri Siap Bagi Dividen Interim, Jumlahnya Mendekati Rp 10 Triliun
Pembagian dividen interim ini konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham.
Menimbang Risiko dan Peluang EXCL Mengarungi Tahun 2026 Pasca Merger
Memasuki tahun 2026, ketika biaya integrasi mulai berkurang, kinerja EXCL diperkirakan akan kembali positif.
Penambang Perlu Siasati Peta Pasar Ekspor
Para penambang akan mendorong perlunya strategi adaptif yang diterapkan pada sektor tambang batubara dalam negeri.
Kredit Properti Diprediksi Bangkit Ditopang Insentif
Setelah lesu dan dibayangi kenaikan risiko kredit, kredit properti diprediksi bangkit pada 2026, ditopang insentif pemerintah.
Setelah Al Time High, Siap-Siap Long Weekend, Simak Dulu Rekomendasi Saham Hari Ini
Penguatan IHSG sejalan pergerakan indeks bursa di regional. Indeks bursa Jepang, yakni Nikkei225 juga mencetak rekor tertinggi.
Kini Jadi Peluang Cuan, Cek 19 Saham Papan Pemantauan Khusus yang Ngegas di Awal 2026
Sebagian besar saham di daftar ini masuk Papan Pemantauan Khusus dan diperdagangkan dengan mekanisme FCA karena kriteria 1 dan 7.
Victoria Care Indonesia (VICI) Tidak Memenuhi Target Kinerja di Tahun 2025
Kondisi perekonomian dan persaingan industri yang kurang kondusif sepanjang tahun 2025 menjadi salah satu faktor utama.
Laju Pertumbuhan Diramal Bakal Mengalami Pemulihan
Turunnya suku bunga mulai menghidupkan kredit konsumer. Pemulihan diproyeksi berlangsung bertahap, dengan KPR dan kredit KKB jadi penopang utama.
Aduan Konsumen Masih Marak di Sepanjang 2025
Melaporkan telah menerima sebanyak 1.977 pengaduan konsumen di sepanjang 2025, yang terdiri dari laporan individu dan kelompok.
Cicilan Masih Seret Saat Belanja Mulai Gerak
Daya beli mulai pulih, tapi dompet rumah tangga belum lega. NPL kredit justru naik dengan kartu kredit jadi alarm paling keras tekanan arus kas.
