IHSG Terus Menguat, Analis Menyodorkan Sejumlah Rekomendasi Saham Hari Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat selama tiga hari. Rabu (15/11), IHSG naik 1,40% atau 96,15 poin ke 6.958,2. Analis menyebut sejumlah rekomendasi saham hari ini.
Rekomendasi tersebut terdiri dari sembilan saham dengan sektor yang bervariasi. Tak perlu panjang kali lebar, berikut rekomendasi saham hari ini yang Kontan racik dari beberapa analis.
Ciputra Development (CTRA)
Harga Rp 1.160
Rekomendasi : Beli
Target harga : Rp 1.350
Analis. : Jono Syafei, Henan Putihrai Sekuritas
Rekomendasi : Buy on weakness
Target harga : Rp 1.200-Rp 1.330
Analis. : William Hartanto, WH Project
Berita Terkait
Berita Terbaru
Saham Prajogo Pangestu Mayoritas Melempem di Awal 2026, Investor Lebih Selektif
Saham afiliasi Prajogo Pangestu melemah di awal Januari 2026, Analisis menyebut kondisi ini dalam fase konsolidasi.
United Tractors (UNTR) Hentikan Periode Buyback Saham
PT United Tractors Tbk (UNTR) menuntaskan pelaksanaan pembelian kembali saham alias buyback sejak 14 Januari 2026.
Bintang Cahaya Investment Resmi Jadi Pengendali Agro Yasa Lestari (AYLS)
Setelah merampungkan proses akuisisi saham, PT Bintang Cahaya Investment resmi jadi pengendali baru PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS).
Menguat 1,55% Dalam Sepekan, Laju IHSG Ditopang Harga Komoditas
Dalam sepekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mengakumulasi penguatan 1,55%. Faktor domestik dan global, jadi sentimen pendorong IHSG.
Rencana Pemangkasan Komisi Aplikasi Bisa Menekan Kinerja GOTO
Wacana penurunan komisi tersebut berpotensi menekan kinerja keuangan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Saham Emiten Rokok Bersiap Mengepul Lagi
Saham-saham emiten rokok diprediksi bangkit pada tahun ini. Kepastian margin usaha akibat kebijakan tarif cukai jadi katalis utama.
ARCI Gencar Eksplorasi di Tengah Penguatan Harga Emas
ARCI gelontorkan US$ 10 juta (Rp168,53 M) eksplorasi 397 titik di tahun 2025, Analis menyebut tren bullish dengan target harga Rp 1.950.
Saham Emiten-Emiten Terafiliasi Boy Thohir Menghijau di Awal Tahun 2026
Emiten afiliasi Boy Thohir (ADRO, ADMR, MBMA, AADI) menguat didorong komoditas. Proyeksi laba MBMA 2025 US$ 28,7 juta, dan target harga Rp 850.
Miliaran Saham Dilepas Investor Institusi Asing di BBCA, Sementara BMRI Diakumulasi
Pemborong terbesar saham BBCA adalah Blackrock Inc yang membeli 12,10 juta saham dan tertcatat pada 14 Januari 2026.
Peluang Rebound Terbuka, Saham BUKA Harus Bertahan di Level Segini
Ketahanan harga saham BUKA jangka pendek, jadi kunci utama untuk mengonfirmasi apakah penguatan ini bersifat sementara atau awal tren yang solid.
