IHSG Terus Menguat, Analis Menyodorkan Sejumlah Rekomendasi Saham Hari Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat selama tiga hari. Rabu (15/11), IHSG naik 1,40% atau 96,15 poin ke 6.958,2. Analis menyebut sejumlah rekomendasi saham hari ini.
Rekomendasi tersebut terdiri dari sembilan saham dengan sektor yang bervariasi. Tak perlu panjang kali lebar, berikut rekomendasi saham hari ini yang Kontan racik dari beberapa analis.
Ciputra Development (CTRA)
Harga Rp 1.160
Rekomendasi : Beli
Target harga : Rp 1.350
Analis. : Jono Syafei, Henan Putihrai Sekuritas
Rekomendasi : Buy on weakness
Target harga : Rp 1.200-Rp 1.330
Analis. : William Hartanto, WH Project
Berita Terkait
Berita Terbaru
Ada Euforia di Saham Energi, Awas Harga Masih Rentan
Perhatikan juga volume transaksi dan akumulasi-distribusi asing. Hindari masuk ketika harga sudah melonjak tinggi tanpa dukungan volume yang kuat.
Danantara dan INA Masuk ke Proyek TPIA, Bagaimana Imbas ke Sahamnya?
Volatilitas harga energi saat ini masih tinggi dan dapat mempengaruhi kinerja saham TPIA dalam jangka pendek.
Gerakan Reformasi Pasar Modal dan Kondisi Geopolitik Menyurutkan Aksi IPO Tahun ini
Kondisi pasar modal Indonesia di kuartal pertama tahun ini tidak menunjukkan semarak layaknya tahun lalu yang ramai hajatan IPO.
Perang Iran Vs AS-Israel Memanas! Saatnya Serok Saham SOCI, BULL, GTSI dan HUMI?
Premi risiko perang (war risk premium) untuk armada kapal yang nekat melintasi Teluk Persia dan Selat Hormuz terkerek naik hingga 50%.
Ada Lebaran dan Perang, Waspada Inflasi Tinggi
Inflasi Februari 2026 melonjak 4,76%, tertinggi 3 tahun terakhir. Tarif listrik dan pangan jadi pemicu utama yang menguras dompet Anda.
Proyek Gas Mako Resmi Masuk Tahap Investasi
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengungkapkan, Proyek Lapangan Gas Mako memasuki fase utama pasca-FID
Tak Ada Rencana Pembatasan Ritel Modern
Kemendag memastikan tidak ada rencana pembatasan lanjutan untuk ritel modern setelah peluncuran Kopdes Merah Putih.
Pasokan Impor Bijih Nikel Bisa Tersendat
Kekurangan pasokan dipenuhi dari impor seperti dari Filipina. "Impor tahun lalu 15 juta ton, mungkin tahun ini bisa lebih dari itu," sebut Arif.
Potensi Tekanan Ganda dari Beban Energi
Penutupan Selat Hormuz bisa memanaskan harga minyak mentah di pasar global dan berdampak pada beban energi
Risiko Bisnis Pelayaran Meningkat
Sejumlah perusahaan asuransi telah menarik perlindungan risiko perang (war risk insurance) untuk kapal yang melintas di kawasan tersebut.
