IHSG Reli Lagi, Cermati 10 Saham yang Naik Tinggi, Rabu (23/10)

Kamis, 24 Oktober 2019 | 07:14 WIB
IHSG Reli Lagi, Cermati 10 Saham yang Naik Tinggi, Rabu (23/10)
[ILUSTRASI. IHSG reli lagi dan menguat 0,52% ke level 6.257,81 pada perdagangan Rabu (23/10).]
Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) reli lagi dan menguat 0,52% ke level 6.257,81 pada perdagangan Rabu (23/10). Sejak awal tahun, IHSG naik 1,02%.

Saham NUSA memuncaki daftar saham top gainers setelah harganya naik paling tinggi. Harga saham NUSA menguat 18,31% ke level Rp 84 per saham, Rabu (23/10).

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Bergantung Rapat BI

Menyusul saham YPAS yang harganya naik 17,92% menjadi Rp 500 per saham, kemarin.

Berikut 10 saham yang menjadi top gainers di perdagangan, Rabu (23/10):

 

10 Saham Top Gainers, Rabu (23 Oktober 2019)
Kode Harga (Rp) Perubahan (%) PER EPS PBV
NUSA 84 18,31 -42 -2 0,86
YPAS 500 17,92 -71,43 -7 2,89
MPRO 1.000 14,94 -166,67 -6 7,63
PURE 775 13,97 35,23 22 8,91
TFCO 510 13,33 510 1 0,59
SONA 5.625 12,5 23,05 244 2,32
TRAM 123 10,81 123 1 1,14
FITT 95 10,47 -7,92 -12 1,42
MREI 4.480 8,74 11,49 390 1,52
BALI 1.390 8,59 115,83 12 2,86

Sumber: RTI

Bagikan

Berita Terbaru

Polemik Haji Klik Cepat
| Sabtu, 18 April 2026 | 07:15 WIB

Polemik Haji Klik Cepat

Polemik war ticket haji menegaskan satu hal: persoalan antrean memang mendesak, tetapi solusi tidak boleh lahir dari ketergesaan.

Mengkreasi Instrumen Moneter Valuta Asing
| Sabtu, 18 April 2026 | 07:05 WIB

Mengkreasi Instrumen Moneter Valuta Asing

Status finansial SBI (Sertifikat Bank Indonesia) dalam valas lebih kokoh dari sekuritas dan sukuk valas BI.​

Dampak Geopolitik, Industri Barang Mewah Melambat, Pertumbuhan Cuma 2%-4%
| Sabtu, 18 April 2026 | 07:00 WIB

Dampak Geopolitik, Industri Barang Mewah Melambat, Pertumbuhan Cuma 2%-4%

Ketidakpastian global pukul industri barang mewah. Proyeksi pertumbuhan hanya 2-4% di 2026. Bagaimana nasib koleksi Anda ke depan?

Rupiah Loyo, Bank Perketat Risiko Kredit
| Sabtu, 18 April 2026 | 06:00 WIB

Rupiah Loyo, Bank Perketat Risiko Kredit

Pelemahan rupiah belum berdampak signifikan ke NPL bank, namun debitur berpendapatan rupiah dengan utang valas patut waspada. Simak risikonya!

Nilai Tukar Rupiah Terjun Lagi, Ini Pemicu Pelemahan Sepekan Terakhir
| Sabtu, 18 April 2026 | 06:00 WIB

Nilai Tukar Rupiah Terjun Lagi, Ini Pemicu Pelemahan Sepekan Terakhir

Rupiah kembali melemah 0,29% ke Rp 17.189 per dolar AS. Perang Timur Tengah dan risiko fiskal domestik jadi biang keroknya.

Dharma Polimetal (DRMA) Bidik Pertumbuhan Pendapatan 10% Tahun Ini
| Sabtu, 18 April 2026 | 05:47 WIB

Dharma Polimetal (DRMA) Bidik Pertumbuhan Pendapatan 10% Tahun Ini

DRMA akan mencari jalan untuk mencapai target ini meski konflik Timur Tengah akan memengaruhi permintaan produk otomotif.

Bisnis Ponsel Metrodata Electronics (MTDL) Masih Berdering
| Sabtu, 18 April 2026 | 05:37 WIB

Bisnis Ponsel Metrodata Electronics (MTDL) Masih Berdering

Ada tren penjualan ponsel mereka dengan merek Infinix laris manis dengan pertumbuhan penjualan dobel digit.

Peluang OCBC Akuisisi Bisnis Ritel HSBC Indonesia
| Sabtu, 18 April 2026 | 05:30 WIB

Peluang OCBC Akuisisi Bisnis Ritel HSBC Indonesia

OCBC berpeluang besar mengakuisisi bisnis ritel HSBC Indonesia senilai Rp 6 triliun. Simak strategi besar di balik langkah ini.

Gadai Kendaraan Terus Tumbuh
| Sabtu, 18 April 2026 | 05:00 WIB

Gadai Kendaraan Terus Tumbuh

Bisnis gadai kendaraan tumbuh hingga 80% di awal 2026. Temukan bagaimana ini bisa jadi solusi dana cepat bagi UMKM dan individu.

Masyarakat Ramai-ramai Jual Dolar Demi Panen Cuan
| Jumat, 17 April 2026 | 22:50 WIB

Masyarakat Ramai-ramai Jual Dolar Demi Panen Cuan

Masyarakat ramai-ramai menukarkan dolar Amerika Serikat (AS) miliknya di tengah pelemahan kurs rupiah, yang mencatat rekor terlemah. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler