IHSG Terpeleset, 10 Saham Ini Harganya Tetap Melesat, Kamis (21/11)

Jumat, 22 November 2019 | 07:42 WIB
IHSG Terpeleset, 10 Saham Ini Harganya Tetap Melesat, Kamis (21/11)
[ILUSTRASI. Pegawai melintas di depan layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkulai 0,61% menjadi 6.117,36 pada Kamis (21/11).]
Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkulai 0,61% menjadi 6.117,36 pada Kamis (21/11). Dari awal tahun, IHSG turun 1,25%.

Walau IHSG tergelincir, saham SKYB harganya naik paling tinggi dan memimpin daftar saham top gainers, kemarin. Kamis (21/11), harga saham SKYB menguat 34,92% menjadi Rp 85 per saham.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Berpeluang Menguat Meski Rawan Terpengaruh Sentimen Global

Menyusul berikutnya saham SQMI yang harganya naik 24,77% ke level Rp 272 per saham.

Berikut 10 saham yang menjadi top gainers di perdagangan, Kamis (21/11):

 

10 Saham Top Gainers, Kamis (21 November 2019)
Kode Harga (Rp) Perubahan (%) PER EPS PBV
SKYB 85 34,92 0 0 1,63
SQMI 272 24,77 -272 -1 -34
ESIP 645 21,7 322,5 2 28,04
MASA 438 20,99 -15,64 -28 0,92
PBSA 374 19,87 -46,75 -8 1,09
KARW 80 19,4 -13,33 -6 -0,1
ETWA 74 19,35 -0,67 -110 -0,21
BRAM 13.400 19,11 29,71 451 1,9
CNTX 430 16,22 -0,85 -506 -1,33
HDFA 149 14,62 -3,1 -48 2,37

Sumber: RTI

Bagikan

Berita Terbaru

Silang Sengkarut Dana Haji Khusus
| Sabtu, 03 Januari 2026 | 06:14 WIB

Silang Sengkarut Dana Haji Khusus

BPKH hanya menjalankan mandat sesuai regulasi dan tidak memiliki kewenangan mencairkan dana tanpa instruksi resmi dari kementerian teknis.

Manufaktur Terkoreksi, Namun Tetap Ekspansi
| Sabtu, 03 Januari 2026 | 06:12 WIB

Manufaktur Terkoreksi, Namun Tetap Ekspansi

Ekspansi manufaktur masih ditopang oleh pertumbuhan permintaan baru.                                      

Nina Bobok Stabilitas
| Sabtu, 03 Januari 2026 | 06:11 WIB

Nina Bobok Stabilitas

Jangan sampai stabilitas 2026 sekadar ketenangan semu sebelum kemerosotan daya beli benar-benar menghantam fondasi ekonomi kita.

Meja Judi Dunia Berpindah, Peta Bisnis Judi Global Berubah
| Sabtu, 03 Januari 2026 | 06:09 WIB

Meja Judi Dunia Berpindah, Peta Bisnis Judi Global Berubah

Menurut Vitaly Umansky, analis senior sektor perjudian global di Seaport Research Partners, potensi pertumbuhan Makau masih besar.

Miskonsepsi Pertumbuhan Ekonomi
| Sabtu, 03 Januari 2026 | 05:26 WIB

Miskonsepsi Pertumbuhan Ekonomi

Perpindahan pekerjaan menuju sektor bernilai tambah tinggi menjadi keharusan, dan sistem keuangan harus mendorong kredit produktif.

Bisnis Emas Bank Syariah Bakal Semakin Merekah
| Sabtu, 03 Januari 2026 | 04:50 WIB

Bisnis Emas Bank Syariah Bakal Semakin Merekah

Memasuki tahun 2026, bank syariah menilai harga emas bisa kembali berkilau setelah melesat di tahun lalu dan menjadi sentimen layanan emas. 

Siasat Sido Muncul (SIDO) Rwat Kinerja Tetap Sehat
| Sabtu, 03 Januari 2026 | 04:20 WIB

Siasat Sido Muncul (SIDO) Rwat Kinerja Tetap Sehat

Sido Muncul (SIDO) membidik pertumbuhan pendapatan dan laba bersih masing-masing sebesar 8% pada 2026

Ekonomi Loyo, Bank Bekerja Keras Dorong Efisiensi
| Sabtu, 03 Januari 2026 | 04:15 WIB

Ekonomi Loyo, Bank Bekerja Keras Dorong Efisiensi

Perbankan berupaya menjaga efisiensi untuk menjaga profitabilitas di tengah lesunya ekonomi yang menekan kinerja. 

Kurs Rupiah Potensi Lemas di Awal Tahun, Ini Penyebabnya
| Jumat, 02 Januari 2026 | 08:04 WIB

Kurs Rupiah Potensi Lemas di Awal Tahun, Ini Penyebabnya

Rupiah masih sulit diprediksi karena liburan. "Namun dengan indeks dolar AS yang masih naik, rupiah berpotensi tertekan,

Emiten Konglomerasi Menjadi Tumpuan di Tahun 2026, Pelemahan Rupiah Jadi Beban
| Jumat, 02 Januari 2026 | 08:00 WIB

Emiten Konglomerasi Menjadi Tumpuan di Tahun 2026, Pelemahan Rupiah Jadi Beban

Tekanan terhadap rupiah terutama berasal dari faktor fundamental dalam negeri. Maka, rupiah masih dalam tren pelemahan.

INDEKS BERITA