ILO: Perempuan Menghadapi Risiko Kehilangan Pekerjaan Lebih Besar Selama Pandemi

Senin, 19 Juli 2021 | 21:46 WIB
ILO: Perempuan Menghadapi Risiko Kehilangan Pekerjaan Lebih Besar Selama Pandemi
[ILUSTRASI. Pekerja perempuan memproduksi alat pelindung diri di sebuah perusahaan garmen di Jakarta, Rabu (1/7/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Selama pandemi Covid-19, perempuan menghadapi risiko kehilangan pekerjaan lebih besar daripada lelaki. Dan, hanya lapangan kerja untuk lelaki yang kemungkinan akan pulih di tahun ini ke tingkat yang sama seperti sebelum pandemi, demikian pernyataan Organisasi Buruh Internasional (ILO) pada Senin (19/7).

Badan PBB yang mengurusi tenaga kerja itu menyatakan wanita memiliki risiko lebih besar terkena pemutusan hubungan kerja, atau mengalami pengurangan jam kerja selama periode pembatasan ekonomi dan sosial, akibat pandemi. Bahkan, banyak wanita tidak hanya kehilangan pendapatan, tetapi juga menanggung beban kerja yang tidak dibayar.

“Meski pertumbuhan lapangan kerja di tahun 2021 untuk perempuan diproyeksi akan melampaui laki-laki, namun, itu tidak akan cukup untuk membawa perempuan kembali ke tingkat pekerjaan pra-pandemi,” demikian kutipan dari laporan ILO.

 Baca Juga: Ajak perwakilan RI di AS datangkan investor ke Indonesia, Bahlil: Kami urus izinnya

Secara global, selama periode 2019 dan 2020, 4,2% pekerjaan perempuan dihilangkan sebagai akibat dari pandemi, atau setara dengan penurunan 54 juta pekerjaan. Sebagai perbandingan, 3% pekerjaan laki-laki atau 60 juta pekerjaan hilang di periode yang sama, demikian laporan ILO.

Jumlah wanita yang bekerja pada tahun 2021 diproyeksikan menjadi 13 juta lebih sedikit daripada tahun 2019, sedangkan jumlah pria yang bekerja diproyeksikan hampir sama dengan tahun 2019. “Hanya 43,2% wanita usia kerja dunia yang akan dipekerjakan. pada tahun 2021, dibandingkan dengan 68,6% pria usia kerja,” kata ILO.

Amerika merupakan kawasan dengan penurunan terbesar dalam pekerjaan perempuan karena pandemi, mencapai 9,4%. Prospek bagi pekerja perempuan di kawasan itu tetap suram, ujar ILO.

Selanjutnya: OPEC+ Sepakat Meningkatkan Pasokan Minyak Mentah 2 Juta Bph Mulai Agustus Tahun Ini

 

Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Sepekan Menguat, Diwarnai Beragam Sentimen Domestik
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:21 WIB

IHSG Sepekan Menguat, Diwarnai Beragam Sentimen Domestik

Pasar saham di akhir pekan melemah, akibat aksi ambil untung atau profit taking menjelang libur panjang Imlek.

Ini Dia Sektor Paling Cuan di Tahun Kuda Api
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:19 WIB

Ini Dia Sektor Paling Cuan di Tahun Kuda Api

Sektor bisnis yang memiliki elemen logam dan kayu dinilai menjadi unggulan pada tahun kuda api kali ini

Genteng dan Beras
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:10 WIB

Genteng dan Beras

Gentengisasi Prabowo mengingatkan kebijakan mantan mertuanya, Soeharto seperti merekayasa selera lidah orang Indonesia hingga bergantung beras.

Pembelajaran Oil Booming dari Meksiko
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:00 WIB

Pembelajaran Oil Booming dari Meksiko

Meksiko harus membayar mahal salah mengelola sumber daya alam yakni berupa minyak bumi yang melimpah.

Fondasi Bisnis SCG Semakin Kokoh
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 06:54 WIB

Fondasi Bisnis SCG Semakin Kokoh

Setoran bisnis SCG di Indonesia disebut berkontribusi signifikan terhadap resiliensi bisnis perusahaan secara keseluruhan.

Tips CEO Sucor Sekuritas: Jangan Lawan Tren Pasar Saham
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 06:15 WIB

Tips CEO Sucor Sekuritas: Jangan Lawan Tren Pasar Saham

CEO Sucor Sekuritas raup untung besar saat IHSG anjlok karena Covid-19. Simak strategi agresifnya agar bisa cuan

Rupiah Terseret Data Ekonomi dalam Sepekan Ini
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 06:00 WIB

Rupiah Terseret Data Ekonomi dalam Sepekan Ini

Rupiah melemah harian namun menguat dalam sepekan terakhir. Ketahui faktor pendorong dan proyeksinya pekan depan

Tanpa Insentif, Bisnis Kredit Motor Listrik Terancam Melambat
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 05:15 WIB

Tanpa Insentif, Bisnis Kredit Motor Listrik Terancam Melambat

Pemerintah tak memperpanjang subsidi sebesar Rp 7,5 juta untuk pembelian sepeda motor listrik mulai tahun ini. 

Perbankan Makin Ekspansif Menggenjot Kredit Hijau
| Sabtu, 14 Februari 2026 | 04:45 WIB

Perbankan Makin Ekspansif Menggenjot Kredit Hijau

Kredit hijau tumbuh puluhan persen di bank besar Indonesia yang merupakan strategi jangka panjang perbankan.

Harga Bitcoin Rontok 29%, Deleveraging Pemicu Utama Koreksi
| Jumat, 13 Februari 2026 | 21:51 WIB

Harga Bitcoin Rontok 29%, Deleveraging Pemicu Utama Koreksi

Bitcoin terkoreksi hampir 30% dalam sebulan, bukan fundamental. Aksi deleveraging picu penurunan harga.

INDEKS BERITA

Terpopuler