In This Economy
Beberapa waktu yang lalu, saat menyambangi sebuah kedai kopi di kawasan Jakarta Selatan, tanpa disengaja saya duduk bersebelahan dengan sekelompok profesional muda yang sedang berbincang. Obrolan yang begitu seru, dan hampir semua berpusat pada persoalan ekonomi dan bisnis yang membelit mereka hari-hari ini.
Ada yang mengeluhkan begitu sulit untuk mendapatkan peningkatan karier, yang mengakibatkan penghasilannya tidak bergerak ke mana-mana. Ada pula yang bercerita tentang kesulitan mengatur tabungan bulanan, karena pengeluaran sehari-hari membengkak tak terkendali. Yang lainnya bercerita tentang sulitnya mendapatkan order dari customer, karena kondisi bisnis yang sedang tak baik-baik saja. Pembicaraan yang semula dituturkan datar-datar saja, tak pelak berkembang menjadi obrolan yang sarat kekesalan, ejekan dan bahkan umpatan. Hingga, akhirnya salah seorang dari mereka menutup perbincangan seru tersebut dengan ucapan lirih, "In this economy, mau apalagi selain bertahan semampu-mampunya kita?
