Narasi Politis BBM Subsidi
Harga minyak mentah dunia kembali menembus US$100 per barel. Minyak Brent bahkan ditutup di level US$101,21 per barel pada Rabu (9/9). Dengan tingkat harga minyak dunia setinggi itu, pasti pembicaraan mengenai pembatasan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan segera mengemuka di pelbagai forum, dari siniar sampai opini di koran.
Apalagi, belum lama ini pemerintah berancang-ancang membatasi konsumsi BBM bersubsidi berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pembatasan itu bisa menghemat sekitar 10% anggaran subsidi energi. Konsep dari rencana ini adalah melarang masyarakat yang berada di desil 9 dan 10 membeli BBM bersubsidi.
