Indomobil Finance (IMFI) Sisakan Rp 285 Miliar di PUB V Tahun 2022

Jumat, 19 Juli 2024 | 05:35 WIB
Indomobil Finance (IMFI) Sisakan Rp 285 Miliar di PUB V Tahun 2022
[ILUSTRASI. Suzuki Ignis di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/11/08/2017.]
Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program penawaran umum obligasi berkelanjutan V PT Indomobil Finance Indonesia tahun 2022 berakhir di tahun ini. Di dua tahun penawaran umum obligasi ini diselenggarakan, Indomobil Finance ternyata masih menyisakan dana yang seharusnya bisa dirilis sebesar Rp 285,09 miliar. 

Edy Handojo Santoso, Presiden Direktur Indomobil Finance Indonesia menjelaskan, sisa target dana yang belum dihimpun pada PUB V obligasi karena mempertimbangkan aspek ekonomis dan akan merencanakan obligasi melalui penawaran umum berkelanjutan yang baru.

Baca Juga: Penerbitan Obligasi Multifinance Lebih Sepi

Sepanjang dua tahun ini, PUB V Indomobil Finance telah menawarkan obligasi sebesar Rp 4,71 triliun. Obligasi tersebut dirilis dalam tiga tahap. Dimana total target PUB V tahun 2022 ini sebesar Rp 5 triliun.

Terbaru pada 24 Juni 2024, emiten obligasi berkode IMFI ini merilis PUB V tahap III dengan nilai Rp 2,83 triliun. Ada tiga seri yang ditawarkan, seri A dengan tenor 370 hari senilai Rp 1,4 triliun dengan bunga 6,85%. Seri B dirilis sebanyak Rp 611,16 miliar menawarkan bunga 7,15% berjangka waktu tiga tahun. Terakhir seri C dirilis sebesar Rp 814,87 miliar dengan kupon 7,4% dengan tenor lima tahun. 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Rupiah Jeblok, Bank Indonesia Mengerek BI Rate ke Angka 5,50% Hari Ini (9/6)
| Selasa, 09 Juni 2026 | 15:03 WIB

Rupiah Jeblok, Bank Indonesia Mengerek BI Rate ke Angka 5,50% Hari Ini (9/6)

Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuannya atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50% dalam RDG Mingguan pada 9 Juni 2026.

Kilau Emiten Emas Meredup Akibat Sentimen Global dan Domestik
| Selasa, 09 Juni 2026 | 14:00 WIB

Kilau Emiten Emas Meredup Akibat Sentimen Global dan Domestik

Meskipun bukan termasuk komoditas yang ekspornya diatur oleh PT DSI, namun emiten emas tetap ikut terseret isu ekspor satu pintu.

TLKM Sempat Tertekan di Tengah Kabar Dividen Rp 222 per Saham & Buyback Rp 4 Triliun
| Selasa, 09 Juni 2026 | 12:57 WIB

TLKM Sempat Tertekan di Tengah Kabar Dividen Rp 222 per Saham & Buyback Rp 4 Triliun

Pelemahan saham TLKM dipicu sentimen negatif dari kabar penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan korupsi di TLKM dan BRI.

Saham Batubara Terdiskon Dalam, Saatnya Berburu atau Menunggu?
| Selasa, 09 Juni 2026 | 12:36 WIB

Saham Batubara Terdiskon Dalam, Saatnya Berburu atau Menunggu?

Valuasi sektor batubara memang sudah jauh lebih murah dari rata-rata historis, tetapi belum mencapai level krisis seperti periode 2015-2016.

Timbang-Timbang Rencana Berobat ke Luar Negeri saat Rupiah Keok
| Selasa, 09 Juni 2026 | 12:31 WIB

Timbang-Timbang Rencana Berobat ke Luar Negeri saat Rupiah Keok

Fluktuasi nilai tukar rupiah bisa membuat biaya berobat ke luar negeri membengkak. Apakah berobat ke luar negeri tetap jalan?

Rapor Apik Obligasi Butuh Lebih dari Sekadar Intervensi
| Selasa, 09 Juni 2026 | 12:15 WIB

Rapor Apik Obligasi Butuh Lebih dari Sekadar Intervensi

Intervensi negara melalui Bond Stabilization Framework (BSF) hanya solusi jangka pendek untuk menahan gejolak di pasar obligasi.

Sentimen Negatif Dalam Negeri Terus Menaungi Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 09 Juni 2026 | 08:35 WIB

Sentimen Negatif Dalam Negeri Terus Menaungi Pasar, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Dari dalam negeri, tekanan juga berasal dari derasnya arus keluar modal asing dan rupiah yang melemah hngga Rp 18.200 per dolar AS.

Itama Ranoraya (IRRA) Memperluas Jaringan Bisnis Alat Kesehatan
| Selasa, 09 Juni 2026 | 08:10 WIB

Itama Ranoraya (IRRA) Memperluas Jaringan Bisnis Alat Kesehatan

Pertumbuhan pesat industri alkes saat ini mencerminkan optimisme menuju kemandirian sektor kesehatan nasional.

Belum Ada Katalis Positif, IHSG Selasa (9/6) Rawan Koreksi Lanjutan
| Selasa, 09 Juni 2026 | 08:09 WIB

Belum Ada Katalis Positif, IHSG Selasa (9/6) Rawan Koreksi Lanjutan

Pelemahan IHSG berlanjut akibat geopolitik dan rupiah anjlok. Ketahui saham pilihan yang berpeluang menguat terbatas hari ini

Dividen Jadi Pemanis di Saat IHSG Masih Pahit
| Selasa, 09 Juni 2026 | 08:06 WIB

Dividen Jadi Pemanis di Saat IHSG Masih Pahit

Meskipun dividen bisa menjadi bantalan, daya tarik dividen belum cukup untuk mengubah sentimen pasar

INDEKS BERITA

Terpopuler