Indonesia Raises 81 Billion Yen from Samurai Bond Sale

Jumat, 03 Juni 2022 | 13:51 WIB
Indonesia Raises 81 Billion Yen from Samurai Bond Sale
[ILUSTRASI. Ministry of Finance's headquarter in Jakarta.]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA, June 3 (Reuters) - Indonesia has raised 81 billion yen ($624.18 million) from a Samurai bond sale of three- to 10-year maturities, with proceeds to be used to help plug a fiscal deficit, the finance ministry said in a statement late on Thursday.

The bond sale came a week after the sovereign sold $3.25 billion of Islamic bonds in its biggest ever sukuk issuance.

The largest portion of the transaction for the Samurai bonds was the 68.2 billion yen sale of three-year bonds with a 0.96% coupon.

Jakarta also sold five-year bonds worth 5.1 billion yen with a 1.13% coupon, seven-year bonds with a 1.27% coupon amounting to 1.7 billion yen and 6 billion yen of 10-year notes with a 1.45% coupon.

Baca Juga: Oil Prices Sit Tight as OPEC+ Plan Disappoints

The finance ministry said the sale was the biggest by a sovereign issuer in the Japanese debt market this year, amid choppy global market conditions due to the impact of global monetary tightening and rising geopolitical tensions.

Earlier this week, Finance Minister Sri Mulyani Indrawati said Indonesia had chosen to tap foreign debt markets for funding despite market volatility due to a ballooning budget for energy subsidies and social protection.

"Although today we have a budget surplus...the additional subsidies and compensation ... have not been factored in," Sri Mulyani told reporters.

The minister was referring to a $7 billion budget surplus recorded in the January-April period and contrasting it with recent changes to the 2022 budget after the government obtained parliamentary approval to hike energy subsidies by $24 billion.

"So we're very opportunistic in seeing that (the market) was quite stable for a few days and we go in," she said on Tuesday, after Indonesia began marketing the Samurai bonds.

Bagikan

Berita Terbaru

Saat Pasar Mulai Meragukan Indonesia
| Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:06 WIB

Saat Pasar Mulai Meragukan Indonesia

Mengabaikan kenaikan premi risiko sama saja membiarkan anggaran untuk memulihkan diri di masa depan membengkak berkali-kali lipat.

Ada Potensi Pengetatan Suku Bunga BI
| Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:03 WIB

Ada Potensi Pengetatan Suku Bunga BI

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus 2026          

Anak Usaha FAP Agri (FAPA), Gugat Satgas Penertiban Kawasan Hutan Rp 71,67 Miliar
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Anak Usaha FAP Agri (FAPA), Gugat Satgas Penertiban Kawasan Hutan Rp 71,67 Miliar

Bulungan Hijau Perkasa merupakan anak usaha PT FAP Agri Tbk (FAPA) emiten yang dikendalikan Wirastuty Fangiono, putri dari Martias Fangiono.

Ada Transaksi Nego 1,34 Miliar di Saham PACK, Sinyal Investor Strategis Masuk?
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Ada Transaksi Nego 1,34 Miliar di Saham PACK, Sinyal Investor Strategis Masuk?

Ada sebanyak 1,34 miliar saham Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) berpindah di harga pembelian Rp 100 per saham, yang setara Rp 133,78 miliar.

Opsi Realokasi Anggaran Negara untuk Penanganan Gempa NTT
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Opsi Realokasi Anggaran Negara untuk Penanganan Gempa NTT

Dewan Perwakilan Rakyat mendorong realokasi anggaran untuk mempercepat pemulihan pasca gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

 KKI Disebut Tak Gusur Posisi Visa dan Mastercard
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:03 WIB

KKI Disebut Tak Gusur Posisi Visa dan Mastercard

Kartu Kredit Indonesia (KKI) hadir sebagai pemain baru di sistem pembayaran domestik akan berjalan berdampingan dengan Visa dan Mastercard.

Partitokrasi: Negara dalam Cengkeraman Partai
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Partitokrasi: Negara dalam Cengkeraman Partai

Monopoli partai dalam pencalonan harus dipatahkan. Keuangan partai dan sumber dananya harus dibuka kepada publik.

Mimpi Naik Kelas
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Mimpi Naik Kelas

Indonesia butuh investasi yang menghasilkan pekerjaan yang akhirnya menjadikan masyarakat mampu naik kelas.

Sentimen Profit Taking dan Bi Rate, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (19/8)
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Sentimen Profit Taking dan Bi Rate, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (19/8)

Investor hari ini akan mencermati rilis suku bunga acuan alias BI rate. Secara teknikal ada kemungkinan investor akan melakukan profit taking. 

Penjualan Meningkat, Kerugian Bersih FAST Mulai Menyusut
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Penjualan Meningkat, Kerugian Bersih FAST Mulai Menyusut

FAST membukukan pendapatan sebesar Rp 2,79 triliun, naik 16,1% dibandingkan Rp 2,40 triliun pada semester I-2025. 

INDEKS BERITA

Terpopuler