KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski prediksi kenaikan harga emas tahun 2026 tak akan setinggi lalu, perusahaan pergadaian tetap optimistis labanya akan tumbuh. Bisnis gadai emas kini tak lagi semata-mata bergantung pada harga emas, melainkan pada strategi pengelolaan portofolio, digitalisasi, dan volume transaksi.
Pegadaian (Persero), misalnya, menargetkan laba bersih lebih dari Rp 9 triliun tahun ini. "Model bisnis Pegadaian berbasis pembiayaan sangat dipengaruhi oleh volume dan frekuensi transaksi, dan kualitas pengelolaan risiko," Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Ferdian Timur Satyagraha, Jumat (27/2).
