Indonesia Rutin Impor GPS dari AS
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah mengimpor 580.000 ekor induk ayam atau grand parent stock (GPS) dari Amerika Serikat (AS) senilai US$ 17 juta–US$ 20 juta dalam skema The Agreement on Reciprocal Trade (ART) memantik sorotan. Kendati, impor GPS merupakan kebutuhan rutin lantaran Indonesia belum mampu memproduksinya.
Selain AS, Brazil adalah salah satu eksportir utama GPS ayam ras secara global, didukung oleh standar kesehatan hewan yang tinggi dan industri perunggasan yang maju. Sementara itu, China dan India lebih menonjol sebagai produsen dan konsumen besar domestik, namun juga aktif dalam pengembangan breeding.
